Berita Terbaru :
BBTKLPP Surabaya Prediksi Akhir Juni 2020 Menjadi Puncak Covid-19 di Jatim
BIN Bantu Pemkot Surabaya Gelar Rapid Tes Massal
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
   

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar Dilindungi Dibawa Kapal Dari Sulawesi
Metropolis  Sabtu, 11-05-2019 | 19:35 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil menggaggalkan tindak penyelundupan satwa liar dilindungi dari Sulawesi menuju Nusa Tenggara Barat, dengan mengamankan dua orang saat mengambil satwa tersebut di sebuah truk yang berada didalam kapal km dharma kartika, saat bersandar didermaga pelabuhan Tanjung Perak.

Satwa liar dilindungi mulai burung elang, kakak tua jambul kuning, tuwu, biawak, ular cobra dan musang ini disita Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, beserta petugas balai besar karantina pertanian, dari tangan dua orang berinisial SRW (28) tahun asal Gresik, dan HM (34) asal Surabaya.

AKBP. Antonius Agus Rahmanto, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, mengatakan, kedua orang tersebut diamankan diatas kapal KM Dharma Kartika, saat bersandar didermaga Pelabuhan Tanjung Perak, disaat akan mengambil satwa-satwa ini didalam truk pengangkut.

"Terungkapnya kasus penyelundupan satwa ini, berkat laporan yang mengetahui keberadaan satwa liar ini diangkut oleh truk. Petugas akhirnya memeriksa dan menemukan burung langka yang dilindungi," kata AKBP. Antonius Agus Rahmanto.

Sementara, petugas akan meyerahkan satwa liar ini ke Balai Besar Karantina Pertania, untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui satwa tersebut membawa penyakit dari daerah asal,dan jika lolos karantina maka hewan ini akan diserahkan ke BKSDA. (yos)
 


Berita Terkait

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar Dilindungi Dibawa Kapal Dari Sulawesi

BBKSDA Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi

Sindikat Satwa Ilegal dari Papua Mengaku Transaksi di Tengah Laut
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  10 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  19 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  17 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber