Berita Terbaru :
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
   

Masjid Muhammad Cheng Hoo Pasuruan Memadukan Tiga Gaya Arsitektur
Tempo Doeloe  Kamis, 09-05-2019 | 20:07 wib
Reporter : Abdul Majid
Arsitektur Masjid Cheng Hoo mengaplikasikan perpaduan tiga gaya, yakni arsitektur Jawa, Arab, dan Tionghoa. Perpaduan tiga arsitektur inilah yang menjadikan Masjid Cheng Hoo semakin menarik sebagai tujuan wisata religi. Foto Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Masjid Muhammad Cheng Hoo yang berada di Pasuruan, salah satu masjid besar di Indonesia. Mengabadikan nama besar Laksamana Cheng Hoo sebagai nama tempat ibadah.

Masjid Muhammad Cheng hoo berada di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Tepatnya di pertigaan Jalan Raya Suarabaya-Malang. Memiliki arsitektur yang cukup unik, dengan perpaduan tiga arsitektur sekaligus, yakni Arsitektur Jawa, Arab, dan Tionghoa.

Masjid ini sengaja dibangun untuk mengenang Muhammad Cheng Hoo, seorang laksamana asal Negeri Cina, saat sempat singgah di pulau jawa.

Selain itu, Masjid Cheng Hoo Pasuruan bangunan masjid dua lantai, dengan bentuk atap bersusun seperti pagoda khas tiongkok. Melambangkan hidup manusia di dunia, bahwa hidup tidak hanya mengurusi masalah duniawi, tetapi juga mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Warna merah menyala yang identik dengan warna klenteng umat Tionghoa. Ornamen-ornamen kaligrafi sebagai ciri khas dari arab, serta atap joglo sebagai salah satu ciri khas dari Jawa.

Achmad Sukarman pengurus takmir Masjid Cheng Hoo Pasuruan menjelaskan, ide pendirian masjid ini berasal dari Bupati Pasuruan Almarhum Jusbakir Aldjufri. Dengan mendapatkan dukungan dari Pembina Iman Tauhid Islam atau PITI, sebuah organisasi yang mewadahi umat Muslim Tionghoa di Indonesia. "Masjid Cheng Hoo mulai dibangun pada tahun 2003 dan diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Almarhum Jusbakir Aldjufri, pada tahun 2008," kata Achmad Sukarman.

Banyak pengunjung mengaku kagum dengan bangunan Masjid Cheng Hoo Pasuruan. Karena memiliki fasilitas yang membuat pengunjung merasa nyaman saat menjalankan ibadah di dalam masjid.

Di bulan ramadhan tahun 2019 ini, Masjid Cheng Hoo Pasuruan, akan mengadakan sejumlah kegiatan yang dilakukan seperti di masjid-masjid yang lain. Diantaranya sholat tarawih, tadarus Al Quran, serta pembagian takjil bagi jamaah yang barada di area masjid. (pul)

Berita Terkait

Masjid Al Muhajirin Gedangsewu Simpan Struktur Bangunan Utama Abad 19

Masjid Dengan Arsitektur Tionghoa, Mirip Klenteng Tuban

Masjid Jamik Madegan, Masjid Dibangun Dalam Satu Malam

Jamaah Masjid Agung Banyuwangi Tadarus Menggunakan Al Quran Raksasa
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  9 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  8 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  5 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber