Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Sekretaris DPD PSI Surabaya, William Wirakusuma
Peroleh 4 Kursi di DPRD Surabaya, PSI Terapkan 3 Kali Bolos Kerja Langsung PAW
Kamis, 09-05-2019 | 16:42 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berhasil meraih empat kursi dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif 2019 di Kota Surabaya, sehingga dipastikan akan mendapatkan satu fraksi di DPRD Surabaya. PSI mewajibkan anggota dewan rutin melakukan laporan kinerja secara online. Tidak hanya itu, bolos 3 kali dalam satu bulan, partai akan langsung melakukan PAW (pergantian antar waktu).

PSI sebagai partai baru yang bertarung dalam pileg 2019 ini menjadi satu-satunya partai new comer yang berhasil mendapatkan kursi di DPRD Surabaya. Tidak tanggung-tanggung, 4 kursi berhasil diperoleh dan dipastikan akan mendapatkan 1 fraksi.

Sekretaris DPD PSI Surabaya, William Wirakusuma menyampaikan, keberhasilan PSI dalam memperoleh kursi di DPRD Surabaya dikarenakan para caleg mulai dari DPR RI, DPRD Jatim dan DPRD Surabaya saling kerja sama turun ke bawah door to door. Yang menjadi sasaran adalah masyarakat yang belum tersentuh partai lain.

Hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 di KPU Kota Surabaya, PSI mendapatkan 90.758 suara, dan 4 caleg yang berhasil duduk, yakni dapil 1 Alfian Limardi mendapat 2.964 suara, dapil 3, William Wirakusuma mendapat 5.142 suara, dapil 4 Tjutjuk Supariono, dan Khendy Ferary masing-masing mendapatkan 2.502 suara dan dapil 5 Josiah Michael mendapatkan 3.883 suara.

William menegaskan, para caleg PSI terpilih saat duduk nanti wajib melaporkan kinerjanya secara online lewat aplikasi yang dibuat PSI dan itu dipublish, sehingga masyarakat bisa memonitor dan memberikan penilaian. "Anggota dewan PSI wajib masuk, jika tidak ada kegiatan keluar, jika dalam satu bulan bolos 3 kali maka akan langsung kena PAW," tutur William Wirakusuma.

William menambahkan, dalam pileg ini total biaya yang dikeluarkan untuk kampanye seluruh caleg DPRD Surabaya hanya Rp 100 juta. Bahkan dirinya hanya menghabiskan anggaran Rp 5 juta yang ia gunakan untuk cetak alat peraga. Biaya se-efisien mungkin memang diterapkan Psi karena seluruh caleg mengutamakan sistem turun door to door dalam mendekati masyarakat.(end)

Berita Terkait


Seorang Warga Ponorogo Laporkan Dugaan Korupsi

Didakwa Korupsi, Riry Syeried Mantan Dirut PT DPS Terancam 20 Tahun Penjara

Sofyan Basir Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Dugaan Korupsi Penyelenggara Haji, Menag Lukman Hakim Diperiksa KPK


Korupsi KUR, Eks Anggota DPRD Jombang Divonis 4 Tahun Penjara

Kejari Surabaya Serahkan Uang Rp 443 Juta Sitaan Korupsi

Dugaan Korupsi Penyelenggara Haji, Menag Lukman Hakim Diperiksa KPK

Korupsi Dana Kas Desa, Kades Sombron Nganjuk Mulai Diadili

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber