Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Marhaban Ya Ramadhan 

Kajian kitab kuning ini sudah menjadi tradisi bagi santri dalam mengisi waktu di bulan ramadhan, sambil menunggu datangnya buka puasa. Foto: Moh. Hasan
Tradisi Santri, Mengisi Puasa Dengan Ngaji Kitab Kuning
Kamis, 09-05-2019 | 15:22 wib
Oleh : Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Santri dan santriwati Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Pamekasan, Madura mengisisi waktu di bulan ramadahan dengan mengaji kitab kuning atau kitab kundul.

Terlihat santri dan santriwati mengaji kitab kuning dengan khusuk. Mereka mengikuti pembelajaran kitab kuning atau kitab kundul oleh pimpinan pondok pesantren. Berbeda dengan bulan biasanya, pada bulan ramadhan ini proses pembelajaran kitab kuning diajarkan lebih banyak. Karena lebih fokus kepada pembelajaran kitab kuning.

Bagi santri Mohammad Daniltu, belajar kitab kuning bukan merupakan hal yang mudah. Karena kitab tersebut bersifat kundul atau tanpa harakat atau tanda baca dan hanya bisa dibaca dan dimaknai oleh yang sudah paham dalam bahasa arab.    

Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum KH Idrus Hamid mengatakan, kegiatan kajian kitab kuning sudah menjadi tradisi atau rutinitas pada saat bulan ramadhan tiba. 

"Tujuan dari kajian kitab kuning pada bulan ramadhan ini mengisi ibadah. Juga untuk menyemangatkan para santri dan santriwati dapat membaca dan mengkaji isi kitab kuning. Sehingga menjadi santri yang bermanfaat untuk dirinya dan masyarakat," kata KH Idrus Hamid.

Kajian kitab ini diikuti oleh semua santri dan santriwati dari berbagai tingkatan, mulai dari tingkat Mts, MA dan mahasiswa. (pul)

Berita Terkait


Tradisi Santri, Mengisi Puasa Dengan Ngaji Kitab Kuning


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber