Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pilkada 

Agus Fahrudin, saksi dari paslon nonor urut 02,
Merasa Banyak Kecurangan, Saksi Paslon 02 Tidak Bersedia Tanda Tangan
Rabu, 08-05-2019 | 12:05 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Berita Video : Merasa Banyak Kecurangan, Saksi Paslon 02 Tidak Bersedia Tanda Tangan
Surabaya pojokpitu.com, Proses rekapitulasi suara yang digelar KPU Surabaya telah rampung dibacakan Selasa (7/5) malam. Namun tidak membuat puas tim saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomer urut 02.

Tim saksi dari Paslon nomor urut 02 ini, tidak bersedia menandatangani berita acara hasil rekapitulasi yang sudah digelar KPU Surabaya. Menurut Agus Fahrudin, saksi dari paslon nonor urut 02, alasannya sesuai mandat dari pemenangan propinsi, tim saksi tidak menandatangani hasil rekapitulasi.

Alasan lain yaitu banyak terjadi kecurangan yang ditemukan tim saksi Paslon nomor urut 02 pada saat proses perhitungan di beberapa kecamatan Kota Surabaya. "Atas pelanggaran ini, tim paslon 02 sudah dilaporkan ke Bawaslu," kata Agus Fahrudin

Sementara itu, bagi KPU Kota Surabaya, persoalan saksi tidak bersedia tanda tangan, akan menggugurkan hasil akhir rekapitulasi. Menurut Nur Syamsi Ketua KPU Surabaya, selanjutnya akan tetap menyerahkan hasil rekapitulasi suara kepada KPU Provinsi. (pul)

Berita Terkait


Merasa Banyak Kecurangan, Saksi Paslon 02 Tidak Bersedia Tanda Tangan

Molor 3 Hari, KPU Surabaya Akhirnya Selesaikan Proses Rekapitulasi Suara

Ditemukan Selisih Suara, KPU Memutuskan Untuk Membuka Kotak Plano

Hingga Kamis Dini, Hari KPU Surabaya Masih Diserbu 150 Antrian


Sortir Hari Ke-5, KPU Surabaya Temukan Ratusan Surat Suara Rusak

KPU Surabaya Masih Tunggu Masukan Dari Masyarakat

KPU Surabaya Minta Bacaleg Tes Ulang Narkoba

KPU Surabaya Verifikasi 16 Partai, Hanya PSI Kirimkan 22 Bacaleg

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber