Berita Terbaru :
Melahirkan di RSUD, 4 Orang Ibu Reaktif Covid-19
TNI Polri Bubarkan Pengunjung Kafe Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
   

Aplikator Ojek Online Mendadak Turunkan Tarif , Pengemudi Ojol Resah
Metropolis  Selasa, 07-05-2019 | 18:18 wib
Reporter : Selvy Wang
Berita Video : Aplikator Ojek Online Mendadak Turunkan Tarif , Pengemudi Ojol Resah
Surabaya pojokpitu.com, Salah satu aplikasi ojek online ingkar janji karena menerapkan tarif lama yang tak sesuai dengan tarif uji coba yang ditetapkan pemerintah, sehingga membuat pengemudi ojek online resah. Semenjak adanya notifikasi yang dikirim aplikator melalui akun pengemudi ojek online, mereka takut aplikator daring akan berbuat curang kembali.

Sejumlah pengemudi ojek online resah, karena adanya notifikasi tarif ojek online kembali ke tarif lama. Ini membuat pengemudi ojek online kaget. Notifikasi diterima pada Sabtu (4/5), melalui aplikasi dan email berisi informasi bahwa tarif yang berlaku yakni Rp 4 ribu untuk tarif minimum, dengan jarak antara nol hingga 4 kilometer dan tarif dasar Rp 1700 per kilometer.

Hal ini pun menuai banyak tanggapan bagi pengemudi ojek online, karena tidak sesuai tarif yang ditetapkan pemerintah pada 1 Mei lalu. Tarif yang ditetapkan pemerintah sedikit menambah penghasilan, dibanding dengan tarif yang ditentukan aplikator yang terlalu murah.

Namun meski aplikator daring gojek sudah memberikan notifikasi mengenai tarif ojek online sudah sesuai dengan ketetapan pemerintah pada hari Senin (6/5) pukul 12 malam, namun pengemudi ojek online resah, jika aplikator nakal ini akan ingkar janji kembali.

"Waktu itu, mulai ketetapan tarif layanan turun kembali ke semula, dan notifikasi yang baru tanggal 6 Mei kelanjutan tarif baru Go Ride. Perbandingannya sangat jauh, kalau yang baru bisa Rp 8.750, tarif lama kan Rp 4 ribu. Kalau tarif baru minim Rp 150 ribu per hari, kalau tarif lama bisa sampai Rp 80 tibu - Rp 90 ribu. Harapan kita tarif yang baru diberlakukan. Kalau turun kita akan lakukan aksi," ungkap Dwi Haris, pengemudi ojek online.

"Ada kekecewaan sudah tarif naik kok ada penurunan tarif. Hari ini setelah kita mengancam aksi off bit baru menaikan kembali tarif. Gojek berkomitmen kembali pada peraturan pemerintah, tapi kami sayangkan dari pihak Gojek kenapa tidak mengikuti aturan, kenapa harus ada penurunan tarif. Per tanggal 1 Mei, tarif Rp 9 ribu per 4 kilometer, dan kembali ke tarif semula Rp 4 ribu," kata Dirgantara, anggota Frontal Jatim.

Seperti diketahui, pemerintah telah memberlakukan tarif baru ojek online, mulai berlaku 1 Mei lalu, yang berlaku di 5 kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makasar. Kemenhub menerapkan tarif batas atas dan bawah yang akan diterima pengemudi ojek online berdasarkan zonasi. Besaran tarif ojek online batas bawah antara Rp 1.850 per kilometer, hingga Rp 2 ribu per kilometer. Sedangkan tarif batas atas antara Rp 2.300 per kilometer hingga Rp 2600 per kilometer.(end)

Berita Terkait

Tarif Ojek Online Naik, Sejumlah Driver Mengaku Sepi Orderan

Pasca Lebaran, Kenaikan Tarif Ojek Online Kembali Stabil

Membedah Plus dan Minus Regulasi Anyar Tarif Ojek Online

Masih Evaluasi Aturan Tarif, Menhub Akui Orderan Ojol Berkurang
Berita Terpopuler
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  12 jam

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  4 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  3 jam

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber