Berita Terbaru :
Total 122 Karyawan Petrokimia Group Ditemukan Positif Covid 19
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
Kalau Zona Merah, Sebaiknya Salat Idul Adha Ditiadakan
Menkes Akan Berkantor di Jatim Setiap Akhir Pekan, Ini Penyebabnya
   

Diperiksa 6 Jam Sebagai Tersangka, Direktur PLN Bantah Terima Fee Proyek
Hukum  Senin, 06-05-2019 | 21:16 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Usai menjalani pemeriksaan selama enam jam oleh penyidik KPK, Direktur PLN Sofyan Basyir, tersangka suap proyek PLTU Riau I, membantah adanya fee yang mengalir kepadanya.

Pada pemeriksaan kali pertama sejak ditetapkan tersangka, dirinya mengaku hanya ditanya soal mekanisme kerjasama proyek dan kapastitasnya sebagai Direktur PLN.

Setelah menjalani pemeriksaan selama enam jam oleh penyidik KPK, Direktur Utama PT PLN non aktif Sofyan Basyir, Senin petang langsung meninggalkan gedung KPK, tanpa tangan terborgol dan baju oranye khas tahanan KPK.

Itu artinya Sofyan, belum ditahan dengan alasan kepentingan penyidik KPK, meski dua pekan berstatus sebagai tersangka.

Dengan didampingi kuasa hukumnya Susilo Ariwibowo, Sofyan Basyir membantah adanya fee yang mengalir kepadanya. Pasalnya, pemeriksaan awal ini masih tahap pada pertanyaan kapasitas sebagai Dirut PT PLN dan mekanisme soal kerjasama proyek PLTU Riau I.

Pada pemeriksaan ini, Sofyan nampak lega, karena tidak ada penahanan. Ia mengganggap kasus yang membelitnya masih memerlukan waktu yang panjang untuk membuktikannya.

Dalam kasus ini, KPK sudah menjerat tiga tersangka, yaitu Eni Saragih, mantan wakil ketua DPR RI, pengusaha mitra PLN Budi Sutrisno Kotjo, dan mantan Menteri Sosial, Idrus Marham. Ketiganya telah divonis bersalah oleh majelis hakim Tipikor, Jakarta Pusat.(end)






Berita Terkait

Sekjen PDIP Kembali Diperiksa KPK

KPK Panggil Mantan Sekda Jombang Istri Mantan Bupati Nganjuk

Diperiksa 6 Jam Sebagai Tersangka, Direktur PLN Bantah Terima Fee Proyek

KPK Tahan Anggota DPR RI Bowo Sidik dan Koleganya
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  16 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  15 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  1 jam

GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Hukum  36 menit



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber