Berita Terbaru :
Diberi Donatur HP, Akhirnya Wahyu Bisa Belajar Daring
Alat Cuci Tangan Dengan Sensor Infrared
Siswa Pegunugan Dapat Wifi Gratis Untuk Pelajaran
Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Kabupaten Madiun Dikonsep Minimalis
Pemkab Ngawi Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu Hingga Rp 1 Juta Untuk Pelaku Usaha
Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
   

Korban Banjir Mulai Diserang Gatal
Mataraman  Senin, 06-05-2019 | 17:04 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Banjir yang merendam ratusan rumah di Jombang mulai berdampak pada warga di kawasan terdampak, sebagian warga mengaku mulai terserang penyakit gatal di bagian kakinya.

Rombongan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa,  langsung mendatangi lokasi banjir di Dusun Beluk Desa Jombok Kecamatan Kesamben Jombang.

Air yang mengenangi ratusan rumah ini tidak surut sejak seminggu terakhir. Ketinggian air rata rata masih setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 60 centimeter.

Sejumlah tim medis yang diterjunkan memeriksa kondisi korban kebanjiran, rata-rata warga mengalami sakit gatal dibagian kakinya. Seperti yang dialami Sunariyanto, salah warga mengaku, mulai mengalami gatal dibagian kakinya.

"Sejak seminggu ini banjir tidak kunjung surut dan terus merendam kawasan rumahnya," kata Sunariyanto.

Sementara dr Rahma, dokter Puskesmas Kesamben, mengaku, sudah melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan.

"Rata-rata korban mengalami sakit gatal dan diare, dinas akan terus memantau kondisi air yang sudah terus berkurang," jelas dr Rahmah.

Banjir yang merendam kawasan ini diakibatkan meluapnya sungai afurwatudakon yang tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke kawasan perkampungan warga.

Sedang posisi perkampungan tidak  ada pembuangan yang memadahi untuk menyerap genangan air. Akibatnya air mengenangi rumah warga sejak satu minggu terakhir.  

Pemprov berjanji akan mencarikan jalan keluar agar warga bisa terhindar dari ancaman banjir yang terjadi setiap tahun tersebut. (yos)

Berita Terkait

Tanggul Jebol Sekolah Terendam Siswa Dipulangkan Awal

Banjir Merendam Puluhan Rumah dan Sekolah di Jombang

Korban Banjir Mulai Diserang Gatal

Tergenang Banjir, Upacara Ditiadakan Siswa Ganti Bersih Kelas
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  7 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  10 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber