Berita Terbaru :
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
Puluhan Tahanan Polres Jalani Rapid Test Massal Mendadak
Penyekatan Kendaraan di Jalur Perbatasan Jatim - Jateng
   

Sambut Ramadhan, Dengan Larung Sesaji Di Telaga Sarangan
Life Style  Minggu, 05-05-2019 | 23:12 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah, warga Magetan menggelar tradisi larung sesaji di Telaga Sarangan. Tumpeng yang berasal dari hasil pertanian warga desa setempat dilabuh di tengah telaga.

Warga di sekitar Telaga Sarangan, Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, mempunyai cara tersendiri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah. Warga dan sesepuh desa menggelar tradisi larung sesaji.

Awalnya, sesaji dan tumpeng raksasa ini diarak dari desa menuju Telaga Sarangan, dengan iringan musik tradisional Jawa. Arak-arakan tumpeng raksasa ini selanjutnya dibawa ke sesepuh desa guna dilakukan doa. Usai didoakan, selanjutnya seluruh sesaji dan tumpeng raksasa dibawa ke tengah telaga menggunakan perahu. 

Sesaji berupa tumpeng raksasa dan berbagai hasil bumi inipun selanjutnya ditenggelamkan ke tengah telaga.

"Tradisi larung sesaji ini sengaja digelar sebagai bagian dari bersih desa. Selain tradisi dan menjadi agenda rutin Pemkab Magetan, larungan  sebagai bentuk doa dan rasa syukur kepada Tuhan atas nikmat berupa tanah subur, dan hasil pertanian yang melimpah, juga wisata yang mengangkat perekonomian masyarakat," terang Suprawoto, Bupati Magetan.

Larung sesaji, yang bercikal bakal dari bersih desa, menjadi andalan Pemkab Magetan, khususnya Dinas Pariwisata setempat, dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisata, demi tercapainya PAD dari sektor wisata.(end)



Berita Terkait

Sambut Ramadhan, Dengan Larung Sesaji Di Telaga Sarangan
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  5 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  7 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  11 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber