Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Sambut Ramadhan, Napi Lapas Tuban Gelar Cukur Rambut
Minggu, 05-05-2019 | 00:10 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Ratusan napi Lapas Kelas 2B Kabupaten Tuban, menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1440 hijriyah dengan mengelar ritual cukur rambut. Acara ritual ini dilanjutkan dengan doa bersama, yang diikuti oleh seluruh Napi dan pengawai Lapas.

Para napi ini sengaja mencukur gundul rambutnya, sebagai wujud untuk membersihkan diri secara lahir maupun batin menyongsong datangnya bulan suci ramadhan. Setidaknya sekitar 400 napi, antri satu persatu untuk memotong rambutnya. Baik hanya merapikan rambut maupun mencukur habis.

Seluruh napi sangat antusias melaksanakan cukur rambut, untuk membersihkan diri menyambut ramadhan. Cukur rambut ini juga diyakini para napi untuk membuang sial. Dengan cukur rambut, mereka semua berharap kehidupan yang terjadi di masa lalu, tidak terulang kembali setelah nanti mereka keluar dari juriji besi.

Pasca cukur rambut, seluruh napi melanjutkan mengelar doa bersama, menyambut datangnya bulan suci ramadhan, serta wujud syukur atas terselenggranya Pemilu 2019, dengan aman dan damai.

Doa istigosah yang dipimpin oleh takmir masjid At-Taubat, berlangsung khitmat dan khusuk. Karena kegiatan pengajian dan doa bersama ini, rutin digelar petugas Lapas Tuban sebagai pembinaan rohani.

Menurut Sugeng Indrawan, Kepala Lapas Tuban, ritual cukur rambut berawal dari inisiatif salah satu napi agar jelang ramadhan disambut dengan bersih serta rapi. Selain untuk membuang sial dan menyambut ramadhan, para Napi berharap dengan cukur rambut massal, dan doa bangsa Iindonesia lebih aman tentram dan damai. (pul)


Berita Terkait


Sambut Ramadhan, Napi Lapas Tuban Gelar Cukur Rambut


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber