Berita Terbaru :
Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
   

Prihatin Jumlah KPPS Meninggal Bertambah, Risma Sambangi Rumah Korban
Metropolis  Sabtu, 04-05-2019 | 17:34 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Jumlah anggota KPPS yang meninggal dunia saat proses rekapitulasi surat suara terus bertambah. Kali ini, warga Jalan Kanginan Surabaya, Kecamatan Genteng, meninggal dunia saat bertugas di TPS 01 Kelurahan Ketabang Kali.

Pria 56 tahun ini merupakan anggota KPPS di Kecamatan Genteng. Henry meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit. diduga akibat kelelahan.
 
Setelah menunaikan tugas di tps selama 20 jam tanpa henti, kondisi Henry memburuk dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit dr Suwandi Surabaya.

Namun tidak lama setelah menjalani perawatan, Henry pun meninggal dunia. Jasadnya langsung di makamkan di tempat pemakaman umum Jalan Karang Gayam Surabaya.

Prihatin dengan meninggalnya salah sartu anggota KPPS di Kecamatan Genteng, Walikota Surabaya Tri Risma Harini, langsung takziah di rumah kediaman Henry permadi di Jalan Kanginan.

Setelah bertakziah, Risma berencana akan mendatangi satu persatu anggota KPPS yang meninggal dunia maupun yang sakit.
 
Hingga kini, sebanyak 12 anggota KPPS di Surabaya meninggal dunia. Risma mengakui bahwa pemilu kali ini membutuhkan tenaga ekstra, bahkan akibat kelelahan, belasan anggota KPPS akhirnya dirawat di rumah sakit bahkan meninggal dunia. (yos)
 



Berita Terkait

Santunan Sakit Belum Cair, Linmas KPPS Meninggal Dunia

Komnas Ham Investigasi Korban Meninggal di KPU

Ada 8 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Tulungagung Gelar Doa

Setelah 12 Hari Dirawat, Ketua KPPS Desa Kepuhrejo Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  6 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  6 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  4 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber