Berita Terbaru :
Layanan RSUA Disorot Pasiennya, Begini Kata Humas
Abaikan Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Ikuti Rapid Test Gratis
Lagi, Kasus Covid 19 Ponorogo Tambah 2 Orang
Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RSUA
Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Terkilir, 3 Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas
Warga Dua Desa Demo Kandang Ayam di Jember
Siswa Asal Kediri Ciptakan Drone Dari Bahan Bekas
Tetap Berlanjut, Nominal yang Diterimakan Semakin Berkurang
Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas
Akibat Covid-19, Pembangunan Terapi Nuklir di RS BDH Tertunda
Calon Mahasiswa Wajib Rapid Test Sebelum Ujian SBMPTN
Jumlah Pasien Covid Meningkat, Warga Ini Pilih Demo Bergerombol
Nasib Pasutri Ini Mengenaskan, Tewas Tertabrak Kereta Api
   

Peringati Hari Buku Sedunia, Ratusan Siswa Pegunungan Membaca dan Bermain Bersama
Mataraman  Kamis, 02-05-2019 | 02:30 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Ratusan siswa kelas satu hingga tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, mengikuti peringatan hari buku sedunia, yang digelar oleh Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI). Selain meningkatkan minat baca pada siswa, peringatan hari buku sedunia ini merupakan salah satu upaya mendekatkan akses buku bacaan ke siswa.

Dalam peringatan hari buku sedunia ini, siswa diajak untuk bermain beberapa permainan edukasi. Petunjuk permainan tersebut terdapat di buku yang harus mereka baca terlebih dahulu, untuk bisa menjawab beberapa petunjuk dalam permainan ini. Siswa dengan semangat mengikuti setiap petunjuk dalam permainan yang disiapkan oleh panitia.

Trini Hariyanti, Ketua YPPI, mengatakan, Pihakmya sengaja memilih menggelar kegiatan di Tanggung Gunung, karena selama ini belum terakses oleh perpustakaan daerah setempat. Maraknya permainan menggunakan gadget yang kurang terkontrol oleh orang tua, menjadi salah satu penyebab rendahnya minat baca anak.

"Selain itu belum adanya akses untuk mendapatkan buku bacaan di wilayah tersebut, juga berpengaruh terhadap masih minimnya minat baca," kata Trini Hariyani.

Peringatan hari buku sedunia diperingati setiap tanggal 23 April. Melalui peringatan ini, diharapkan minat baca di kalangan masyarakat bisa ikut meningkat. (yos)

Berita Terkait

Peringati Hari Buku Sedunia, Ratusan Siswa Pegunungan Membaca dan Bermain Bersama

Peringati Hari Buku, Mahasiswa Gelar Gemar Membaca di Lampu Merah

Hari Buku Nasional, Minat Baca Warga Tuban Masih Minim

Gerakan Tuban Menulis dan Literasi Serukan Matikan HP dan Gemar Membaca
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  56 menit

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  15 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam

Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Polres Situbondo Bagikan Alquran dan Alat Kesehata...selanjutnya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber