Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Hampir Satu Minggu, Petugas KPPS Terbaring Lemas Pasca Menjaga TPS
Selasa, 30-04-2019 | 17:47 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Seorang petugas keamanan TPS, hingga kini terbaring lemas di RS Soewandi setelah menjalankan tugasnya di TPS 02, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Pihaknya harus dirawat intensif hingga hampir satu minggu lamanya, setelah kelelahan menjaga TPS pada pemilu serentak lalu.

Kondisi Suroso, warga Tambaksari Surabaya yang hanya bisa terbaring lemas di Rumah Sakit Dr. Soewandhi Surabaya. Meski sudah dirawat hampir satu minggu lamanya, namun kondisinya hingga kini belum kunjung membaik.

Menurut Kasiani, istri Suroso, suaminya tersebut didiagnosa dokter menderita sakit epigastrum atau uluhati, setelah kelelahan menjalankan tugasnya, menjaga keamanan di TPS 02, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Pihaknya mulai dirawat intensif di rumah sakit, sejak hari Kamis lalu hingga sekarang.

Kasiani menambahkan, hingga saat inipun belum ada bantuan dari pemerintah yang diturunkan kepada Suroso, yang harus terbaring sakit setelah turut menjaga keamanan pemilu tersebut. Pihaknya berharap Suroso kembali pulih dan menjalankan aktifitas seperti sedia kala, sebagai kuli bangunan.(end)

Berita Terkait


Santunan Sakit Belum Cair, Linmas KPPS Meninggal Dunia

Komnas Ham Investigasi Korban Meninggal di KPU

Ada 8 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Tulungagung Gelar Doa

Setelah 12 Hari Dirawat, Ketua KPPS Desa Kepuhrejo Meninggal Dunia


Diduga Kelelahan, Petugas KPPS di Tuban Meninggal Dunia

Kelelahan Petugas KPPS Meninggal Dunia

Menimalisir Angka Golput, Petugas KPPS di Pasuruan Memakai Pakaian Taman Kanak-Kanak

TPS Unik, Seluruh Petugas KPPS Berpakaian Adat

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber