Berita Terbaru :
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
   

Datangi Selingkuhan Istri Bawa Sajam, Malah Mau Dimassa Dan Berujung Dipolisikan
Peristiwa  Senin, 29-04-2019 | 17:38 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Urusan rumah tangga yang dicampuri orang ketiga memang bisa berujung urusan hukum. Ini seperti yang dialami Imam Ghozali, warga Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang ini misalnya, yang ingin meminta kejelasan dari selingkuhan istrinya dengan membawa senjata tajam. Akibatnya, pelaku hendak dikeroyok massa dan malah dipolisikan.

Imam Ghozali (21) warga Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang menyesali perbuatannya setelah mendatangi selingkuhan istrinya sambil membawa senjata tajam.

Pelaku mendatangi korban dengan berbekal penuturan istrinya yang selama ini selalu berhubungan badan dengan korban. Pelaku meminta kejelasan terkait kedekatan korban dengan istrinya tersebut.

Namun, bukannya mendapatkan jawaban atas perselingkuhannya dengan istri pelaku, malah pelaku hendak dikeroyok massa dan akhirnya diamankan Satreskrim Polsek Ngajum atas kepemilikan benda berbahaya tanpa ijin.

Menurut pelaku Imam Ghozali, bahwa istrinya yang menceritakan telah beberapa kali berhubungan badan dengan pacarnya atau selingkuhannya di rumah lelaki tersebut. "Saat itu juga saya mendatangi lelaki itu membawa sajam pisau dan sendok 4 buah yang ditajamkan ujungnya," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan undang-undang darurat, pasal 2 ayat 1 nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman hukumannya paling lama 10 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

Ngeres, Pegawai Pemkot Pasuruan Digrebek Mesum di Kamar Kos

Datangi Selingkuhan Istri Bawa Sajam, Malah Mau Dimassa Dan Berujung Dipolisikan
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  4 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  18 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  17 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber