Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Mereka meminta untuk audensi dengan Gubernur Jatim Khofifah Andarparawansa, untuk membahas kejelasan status dan kepastian gaji. Foto: Yusmana Windarto
10 Tahun kena PHP, Ponkesdes Wadul ke Dinkes Jatim
Senin, 29-04-2019 | 13:00 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Berita Video : 10 Tahun kena PHP, Ponkesdes Wadul ke Dinkes Jatim
Surabaya pojokpitu.com, Akibat gaji selalu telat, puluhan perwakilan tenaga Pondok Kesehatan Desa, Ponkesdes Jatim, wadul ke Dinas Kesehatan Jawa Timur. Dalam pertemuan yang diprakarsai Polda Jatim ini, para tenaga Ponkesdes meminta kejelasan status kepegawaiannya.

Kedatangan puluhan perwakilan tenaga Ponkesdes ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Kohar Hari Santoso. Pertemuan terkait rencana unjuk rasa untuk revisi peraturan Gurbernur Jatim nomor 4 tahun 2010.

Menurut mereka, akibat Pergub Jatim ini justru tidak menyebutkan status kepegawaian tenaga Ponkesdes, hingga akhirnya membuat telatnya gaji.

Menurut Ketua Forum Perawat Ponkesdes, Ahmad Ihsan, dalam Pergub tersebut tak dijelaskan sumber pendanaan bagi tenaga Ponkesdes. "Sehingga status kami tak jelas, apakah menjadi tenaga kerja milik Pemkab, Pemkot atau Provinsi," kata Ahmad Ihsan.


Dialog yang kerap dilakukan, tak juga mendapat solusi. Hingga akhirnya, para tenaga Ponkesdes ini meminta agar diagendakan untuk audensi dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa, dalam waktu dekat. (pul)

Berita Terkait


10 Tahun kena PHP, Ponkesdes Wadul ke Dinkes Jatim

Gaji Ribuan Perawat Ponkesdes di Jatim Telat Tujuh Bulan

Komisi E Pastikan Tunjangan Ponkesdes Segera Cair


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber