Berita Terbaru :
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Sri Lanka Kebobolan Karena Elite Politik Sibuk Bertengkar
Peristiwa  Senin, 29-04-2019 | 02:12 wib
Reporter :
Kolombo pojokpitu.com, Serangan bom pada hari Paskah pekan membuat Sri Lanka syok bukan main. Pemerintah di Kolombo benar-benar kebobolan oleh aksi para teroris berkedok Islam itu. Ternyata, para elite politik di negara itu terlalu sibuk bertengkar.

"Kalau kami (United National Party) mendapat petunjuk tapi tidak mengambil aksi, pastinya saya mengundurkan diri saat ini juga. Namun, apa yang bisa saya lakukan jika tak ada dalam lingkaran dalam," ujar Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, sebagaimana dilansir Agence France Presse.

Ketua United National Party itu menuding negerinya kebobolan karena ulah Presiden Maithripala Sirisena. Sudah empat bulan dia dan Wakil Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene, rekan satu partai, tak diundang dalam rapat dewan keamanan negara.

Pemerintahan Sri Lanka memang sedang retak. Koalisi yang dibentuk Sri Lanka Freedom Party dan United National Party pada 2015 itu sedang mengalami perang internal. Puncaknya tahun lalu saat Sirisena mendepak Wickremesinghe dari kursi perdana menteri.

Jabatan yang setara dengan wakil presiden di Indonesia tersebut diberikan kepada Mahinda Rajapaksa, lawan Sirisena saat menjadi capres empat tahun lalu. Mahkamah Agung membalik keputusan sang presiden beberapa bulan kemudian. Namun, kedua kubu tetap bersitegang.

Setelah insiden teror, Sirisena seperti melunak. Dia meminta maaf karena sikap kepolisian yang menolak rapat dengan Wickremesinghe.
Sebagaimana diberitakan, insiden itu terjadi saat Sirisena berlibur ke luar negeri. Wickremesinghe yang berada di dalam negeri justru sulit mengumpulkan pejabat.

"Bukan rahasia lagi bahwa dua tahun belakangan saya berselisih dengan sebagian pejabat. Sekarang semua pihak harus bersatu dan membangun negara yang damai," ucap Sirisena. (bil/c18/dos/end)

Berita Terkait

Sri Lanka Kebobolan Karena Elite Politik Sibuk Bertengkar
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  53 menit



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber