Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Sistem tanam tumpang sari yang diterapkan juga memungkinkan petani menanam tanaman pertanian lain di sela-sela pohon. Foto: Khusni Mubarok
Manfaatkan Lahan Tandus, Petani Sukses Budidaya Kelengkeng
Minggu, 28-04-2019 | 07:30 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Memanfaatkan lahan tandus, sekelompok petani di Kabupaten Tuban, berhasil membudidayakan buah kelengkeng jenis kateki. Lima ribu bibit yang ditanam 2 tahun silam kini telah menghasilkan buah berkualitas ekspor, dan siap panen perdana.

Usaha kelompok tani Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, selama 2 tahun terakhir membuahkan hasil. Perkebunan buah kelengkeng yang dikembangan di lahan tandus mulai memasuki masa panen perdana. Meski baru setinggi orang dewasa, pohon-pohon ini telah menghasilkan buah lebat.

Kelengkeng jenis baru ini diberi nama kateki oleh pembibitnya. Pada panen perdana ini setiap pohon mampu menghasilkan empat puluh kilogram buah kelengkeng berkualitas ekspor. Selain rasanya manis legit, daging buah yang dihasilkan cukup tebal, dan bijinya lebih kecil dibanding buah kelengkeng pada umumnya.

Desa Sugihan memiliki lahan pertanian tandus yang hanya mengandalkan air hujan sekitar lima puluhan hektar. Namun yang digunakan untuk percobaan tahap awal hany 25 hektar. Sementara jumlah bibit yang ditanam berjumlah lima ribu batang.

Menurut Wiyono, Ketua Kelompok Tani Desa Sugihan, penanaman pohon menggunakan sistem tumpang sari, dengan jarak tanam sekitar enam meter. Sistem tanam ini memungkinkan petani
Tetap dapat memanfaatkan lahan diantara pohon untuk menanam tanaman pertanian lainnya. Seperti jagung, cabai, maupun kacang tanah.

Panen perdana kelengkeng jenis kateki ini mengundang banyak tengkulak maupun eksportir buah. Harga yang ditawarkan cukup tinggi yaitu Rp 20 ribu per kilogram.

Diketahui, bibit kelengkeng kateki ini merupakan bantuan dari kementerian pertanian, yang dikembangan Prof Prakoso asal Magelang. Selama proses tanam, para petani terus mendapat pendampingan dari Prof Prakoso. (pul)

Berita Terkait


Manfaatkan Lahan Tandus, Petani Sukses Budidaya Kelengkeng


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber