Berita Terbaru :
Knight Floorball Club Siap Ciptakan Pemain Berkualitas Untuk Timnas Indonesia
40 Persen Kasus Covid Terbaru Adalah Anak Muda
Laga Persahabatan Antara Polres Malang Melawan Jurnalis Malang Raya, Polres Malang Unggul 2 - 0
Diduga Korsleting Listrik, 3 Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar
Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Ketua Aisyiyah Surabaya : MA-Mujiaman Satu-Satunya Figur yang Tepat Pimpin Surabaya
Dua Nakes Positif Corona, Puskesmas Sanan Kulon Ditutup
Aksi Pelaku Pembobolan Lima Kotak Amal Masjid Terekam CCTV
Dijanjikan Bisnis Dengan Keuntungan Besar, Biduan Ini Malah Ditipu Ratusan Juta Oleh Teman Sendiri
Deteksi Dini Santri dan Pengasuh Tebuireng di Rapid Test Antigen
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
   

Beredar Surat Panggilan Saksi Dari KPK, Ketua DPRD Tulungagung Menghilang
Mataraman  Sabtu, 27-04-2019 | 18:00 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Selama dua hari terakhir warga Tulungagung, dihebohkan dengan beredarnya surat pemanggilan saksi berlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menyebar melalui media sosial facebook dan whatsapp.

Terdapat dua surat yang beredar, satu surat panggilan ditujukan pada seorang kontraktor, Anang Saifudin, dan satu lagi tertulis untuk Yamani, seorang ASN di Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Tulungagung.

Dalam surat yang beredar tersebut, keduanya dipanggil penyidik KPK guna dimintai keterangan sebagai saksi, untuk tersangka Supriyono, selaku ketua DPRD Tulungagung periode 2014-2019, atas dugaan tindak pidana korupsi.

Bersamaan dengan beredarnya surat tersebut, ketua DPRD Tulungagung, yang juga ketua DPC PDIP Tulungagung, Supriyono, juga tidak diketahui keberadaannya. Sejumlah anggota dprd tulungagung mengaku, juga tidak mengetahui keberadaan Supriyono saat ini.

Sementara itu, pengurus DPC PDI Perjuangan Tulungagung, enggan memberikan keterangan terkait keberadaan ketua mereka.

Salah seorang pengurus lain mengaku, terakhir bertemu dengan Supriyono sebelum pelaksanaan pemilu dan melakukan kontak terakhir melalui whatsapp, pada tanggal 19 April lalu membahas soal saksi pemilu di PPK. (yos)





Berita Terkait

KPK Pangil Plt Bupati Tulungagug Sebagai Saksi Supriyono

Peroleh Suara Tertinggi, Ketua DPRD Tulungagung Jadi Tersangka KPK

Ketua DPRD Tulungagung Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Beredar Surat Panggilan Saksi Dari KPK, Ketua DPRD Tulungagung Menghilang
Berita Terpopuler
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Peristiwa  10 jam

Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Peristiwa  3 jam

Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  21 jam

Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber