Berita Terbaru :
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Dituduh Ngebut Saat Antarkan Jenasah, Sopir Ambulan Digebuki Perangkat Desa
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 26-04-2019 | 17:42 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Seorang sopir ambulan di Probolinggo Jawa Timur, babak belur dipukuli perangkat desa saat mengantarkan jenasah ke pemakaman umum. Pelaku menuduh korban terlalu kencang dalam mengemudikan kendaraannya di dalam kampung.

Adalah Rudi Hartono (38) sopir ambulan Rumah Sakit Umum Daerah, (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan. Korban babak belur usai dianiaya oknum perangkat desa.
 
Karena mengalami luka serius, korban, harus mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Rumah Sakit Waluyojati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
 
Korban mengalami luka lebam pada bagian sekitar mata hingga tulang hidung patah. Peristiwa penganiayaan ini bermula saat korban yang mengemudikan ambulan membawa jenasah untuk diantarkan ke pemakaman di Desa Semampir, Kecamatan Kraksaan.
      
Saat melintasi di jalan desa sekitar pemakaman umum semampir, tiba-tiba datang perangkat desa semampir yang diketahui bernisial AG, mendekati dirinya.
 
Pelaku sempat menegur korban, namun berapa saat kemudian tiba-tiba memukul korban dari belakang. Korban akhirnya ambruk, namun pelaku tetap saja menghajar korban hingga membabi buta. Hidung korban patah dan memar pada bagian wajah.
 
Menurut korban Rudi Hartono, pelaku menuduh dirinya ngebut saat mengemudikan ambulan, apalagi melewati jalan kampung.
 
Rencananya, korban akan dirujuk ke Rumah Sakit di Jember, karena untuk mengoperasi tulang hidungnya yang patah. Sementara itu, menurut Kompol Joko Yuwono, Kapolsek Kraksaan, pihaknya masih menyelidiki kasus penganiayaan ini.
 
Selain memintai keterangan saksi-saksi, polisi juga tengah memburu pelaku yang pasca kejadian langsung menghilang. (yos)

Berita Terkait

Politikus PDIP Jember Kritis Usai Dikeroyok Sejumlah Orang

Turnamen Sepak Bola, Pemain Dihajar Penonton

Dilarang Masuk Perumahan, Security Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Polisi Periksa Saksi Kepala Sekolah Dipukul Palu Oleh Guru
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  7 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  8 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  3 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber