Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Libatkan Pelaku UKM, Surabaya Fashion Parade Kembali Digelar
Kamis, 25-04-2019 | 09:10 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Surabaya Fashion Parade (SFP) 2019, yakni event fashion tahunan Kota Surabaya kembali digelar di bulan April ini, dengan mengusung lebih dari 50 desainer. Menariknya, pada event kali ini, melibatkan penggiat fashion lokal, pengrajin kain hingga pelaku UKM untuk mengangkat karya atau produk mereka.

Event fashion tahunan Surabaya kembali digelar tahun ini, yakni Surabaya Fashion Parade (SFP) 2019. "Mengambil tema fusione yang berarti perpaduan, event kali ini ingin mewadahi para penggiat fashion lokal, pengrajin kain hingga pelaku UKM, untuk menunjukan karyanya, dan tidak selalu berkiblat ke Jakarta," kata Yunita Kosasih, Ketua Penyelenggara SFP 2019.
 
Sementara itu, salah satu desainer busana muslim yang ikut menampilkan karyanya adalah Gita Orlin, yang memadukan bahan kain sarung dengan berbagai kain seperti sutra, sifon atau lace, ke dalam gaun berpotongan siluet full klok berwarna coklat natural.
 
Tak hanya tema muslim and modest wear, ada beberapa tema lainnya seperti etniik, urban , serta evening gown. Surabaya Fashion Parade 2019 kali ini digelar mulai 24 hingga 28 April mendatang , di salah satu mall di kawasan Basuki Rahmat, yang melibatkan lebih dari 50 desainer baik lokal, nasional maupun mancanegara.(end)

Berita Terkait


Libatkan Pelaku UKM, Surabaya Fashion Parade Kembali Digelar

Ini Dia Koleksi Design Terbaru di Surabaya Fashion Trend


Surabaya Fashion Parade Menghadirkan Busana Etnik

Surabaya Fashion Parade di Hari Jadi Kota Surabaya

Kolaborasi Antar Instansi dalam Surabaya Fashion Parade 2017

120 Karya Mahasiswa Ubaya Meriahkan Surabaya Fashion Parade

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber