Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Bermotor, Bocah Kelas Lima SD Nangis Saat Diamankan Polisi
Rabu, 24-04-2019 | 18:46 wib
Oleh : Mochammad Asrofi , Imron Danu,
Blitar pojokpitu.com, Seorang bocah nangis saat dihentikan petugas satuan lalulintas polres blitar kota, saat mengendarai sepeda motor di sekitar lokasi jembatan karanggondang kabupaten blitar, temapat rekontruksi guru honorer. polisi tidak melakukan penilangan , namun harus diserahkan kepada orang tuanya.

Rekontruksi kasus mutilasi guru honorer Budi Hartanto di lokasi jembatan Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, menarik perhatian masyarakat luas. Di sela rekontruksi, dua anak berusia 11 tahun dihentikan petugas lalu lintas lantaran berkendara sepeda motor tidak menggunakan helm serta tidak membawa surat kelengkapan berkendara.

Bocah yang diketahui bernama Zia ini menangis saat dihentikan polisi lalu lintas yang sedang mengatur lalu lintas. Saat ditanya polisi, dua bocah ini mengaku masih duduk dibangku sekolah dasar kelas 5. Dengan cara otodidak bocah ini belajar mengendarai sepeda motor.

AKP. Bayu Halim, Kasat Lantas Polres Blitar Kota menghimbau kepada semua orang tua agar tidak memberi ijin kepada anaknya yang masih belum cukup umur dan belum mempunyai SIM untuk berkendara di jalan raya.

Polisi tidak melakukan penilangan terhadap bocah ini, namun harus diserahkan kepada orang tuanya.(end)




Berita Terkait


Bermotor, Bocah Kelas Lima SD Nangis Saat Diamankan Polisi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber