Berita Terbaru :
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
   

Aksi Demo Mahasiswa Unair Tolak Kenaikan UKT
Metropolis  Rabu, 24-04-2019 | 17:41 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan mahasiswa Universitas Airlangga, Rabu siang menggelar aksi demo di dalam gedung rektorat untuk menolak kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru angkatan 2019. Mereka menilai, kenaikan tersebut tidak rasional karena mencapai 2 hingga 10 kali lipat.

Dengan memasang sejumlah spanduk, ratusan mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya dari 8 fakultas memadati gedung rektorat Unair kampus C pada Rabu siang tadi. Mereka menggelar demo untuk menolak kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) pada mahasiswa baru tahun ajaran 2019.

Menurutnya, kenaikan UKT tersebut dinilai tidak rasional dan memberatkan mahasiswa. Pasalnya, diakui kenaikan sejumlah UKT ini terhitung 2 kali hingga 10 kali lipat dari UKT awal. Untuk nilai UKT, setelah kenaikan pada UKT golongan 1 kisaran 0 hingga Rp 2,4 juta per semester, golongan 2 kisaran Rp 4 juta hingga Rp 10 juta per semester, golongan 3 kisaran Rp 6 juta hingga Rp 15 juta per semester, dan golongan 4 kisaran Rp 9 juta hingga Rp 25 juta per semester.

"Dengan prosentase UKT 1 sejumlah 27 persen mahasiswa, UKT 2 sebanyak 38 persen mahasiswa, UKT 3 sebanyak 27 persen mahasiswa, dan UKT 4 sebanyak 8 persen mahasiswa," kata Risyad Fahlefi, Presiden BEM Fisip Unair.

Aksi ini pun sempat menegang lantaran muncul di tengah audiensi antara sejumlah mahasiswa dengan pejabat rektorat berlangsung, dan digelar di dalam gedung rektorat.

Sementara itu, menurut Rektor Universitas Airlangga, Mohammad Nasih menyatakan, hal tersebut hanyalah terkait perbedaan sistem pembayaran, dimana untuk UKT 4, terbagi dalam dua sistem pembayaran yaitu UKT 4a dengan sistem pembayaran sesuai nominal UKT 4 yang telah diatur, sementara untuk UKT 4b, sistem pembayarannya terbagi dalam uang kuliah awal (UKA) dan uang kuliah semester atau UKS, dimana pembayaran UKS, yaitu sejumlah UKT golongan 3 dan UKA yang harus dibayarkan adalah selisih UKT golongan 3 dengan golongan 4 dikali 8 semester yang dibayar di muka.

Pihaknya pun memberikan kesempatan pengajuan keringanan penurunan UKT jika terdapat data pendukung. Audiensi pun digelar untuk mengakomodir suara mahasiswa terkait hal tersebut.

Aksi demo ini merupakan aksi kedua yang dilakukan oleh mahasiswa, sementara audiensi yang dilakukan antara perwakilan mahasiswa dengan pejabat  rektorat merupakan audiensi yang ketiga, setelah dua kali audiensi sebelumnya menemukan titik temu terkait adanya UKA dan UKS. Hingga siang tadi, proses audiensi masih berlangsung dengan dikawal ratusan mahasiswa di dalam gedung rektorat Unair.(end)

Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  4 jam

Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  11 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  10 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber