Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Aksi Demo Mahasiswa Unair Tolak Kenaikan UKT
Rabu, 24-04-2019 | 17:41 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan mahasiswa Universitas Airlangga, Rabu siang menggelar aksi demo di dalam gedung rektorat untuk menolak kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru angkatan 2019. Mereka menilai, kenaikan tersebut tidak rasional karena mencapai 2 hingga 10 kali lipat.

Dengan memasang sejumlah spanduk, ratusan mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya dari 8 fakultas memadati gedung rektorat Unair kampus C pada Rabu siang tadi. Mereka menggelar demo untuk menolak kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) pada mahasiswa baru tahun ajaran 2019.

Menurutnya, kenaikan UKT tersebut dinilai tidak rasional dan memberatkan mahasiswa. Pasalnya, diakui kenaikan sejumlah UKT ini terhitung 2 kali hingga 10 kali lipat dari UKT awal. Untuk nilai UKT, setelah kenaikan pada UKT golongan 1 kisaran 0 hingga Rp 2,4 juta per semester, golongan 2 kisaran Rp 4 juta hingga Rp 10 juta per semester, golongan 3 kisaran Rp 6 juta hingga Rp 15 juta per semester, dan golongan 4 kisaran Rp 9 juta hingga Rp 25 juta per semester.

"Dengan prosentase UKT 1 sejumlah 27 persen mahasiswa, UKT 2 sebanyak 38 persen mahasiswa, UKT 3 sebanyak 27 persen mahasiswa, dan UKT 4 sebanyak 8 persen mahasiswa," kata Risyad Fahlefi, Presiden BEM Fisip Unair.

Aksi ini pun sempat menegang lantaran muncul di tengah audiensi antara sejumlah mahasiswa dengan pejabat rektorat berlangsung, dan digelar di dalam gedung rektorat.

Sementara itu, menurut Rektor Universitas Airlangga, Mohammad Nasih menyatakan, hal tersebut hanyalah terkait perbedaan sistem pembayaran, dimana untuk UKT 4, terbagi dalam dua sistem pembayaran yaitu UKT 4a dengan sistem pembayaran sesuai nominal UKT 4 yang telah diatur, sementara untuk UKT 4b, sistem pembayarannya terbagi dalam uang kuliah awal (UKA) dan uang kuliah semester atau UKS, dimana pembayaran UKS, yaitu sejumlah UKT golongan 3 dan UKA yang harus dibayarkan adalah selisih UKT golongan 3 dengan golongan 4 dikali 8 semester yang dibayar di muka.

Pihaknya pun memberikan kesempatan pengajuan keringanan penurunan UKT jika terdapat data pendukung. Audiensi pun digelar untuk mengakomodir suara mahasiswa terkait hal tersebut.

Aksi demo ini merupakan aksi kedua yang dilakukan oleh mahasiswa, sementara audiensi yang dilakukan antara perwakilan mahasiswa dengan pejabat  rektorat merupakan audiensi yang ketiga, setelah dua kali audiensi sebelumnya menemukan titik temu terkait adanya UKA dan UKS. Hingga siang tadi, proses audiensi masih berlangsung dengan dikawal ratusan mahasiswa di dalam gedung rektorat Unair.(end)

Berita Terkait


Demo Ricuh, Wartawan, Mahasiswa dan Aparat Kepolisian Terluka

Ribuan Mahasiswa Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Demo Ricuh, Mahasiswa Sweeping Kantor DPRD Tuban

Peringati Hari Tani, Ribuan Mahasiswa Turun Jalan


Demo Mahasiswa Papua, 16 Orang Luka-Luka

Minta Lepas NKRI, Demo Mahasiswa Papua Dihadang Ormas

Baru Menjabat Sebulan, Kapolres Sumenep Disambut Demo Mahasiswa

Demo Mahasiswa di Sumenep Berlangsung Ricuh

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber