Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Mantan Plt Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Kadisperindag, Didi Eko Tjahjono, dituntut 1 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 100 juta dan membayar uang pengganti Rp 252 juta. Foto Rozi
Mantan Plt Kadisperindag Kediri Dituntut 1 Tahun 6 Bulan
Rabu, 24-04-2019 | 10:38 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Sidoarjo pojokpitu.com, Jaksa Kejaksaan Negeri Kediri akhirnya menuntut 1 tahun 6 bulan, dan 2 tahun penjara kepada tiga terdakwa korupsi pembangunan Taman Hijau Simpang Lima Gumul Kediri.

Dalam tuntutannya, jaksa Dedi Saputra Wijaya menyatakan bila ketiga terdakwa, didi eko tjahjono Mantan Plt Kadisperindag Kediri, Heny Dwi Hantoro Staf Dinas Lingkungan Hidup Kediri dan Joko Prayitno, kontraktor asal Surabaya, terbukti bersalah. Ketiganya dianggap melakukan korupsi pembangunan Taman Hijau Simpang Lima Gumul, yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 700 juta.

Setelah mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan, jaksa menuntut terdakwa Didi Eko Tjahyono dan Heni Dwi Hantoro dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Keduanya juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara. Jaksa memberikan hukuman tambahan terhadap Didi Eko Tjahyono dengan membayar uang pengganti sebesar Rp 252 juta.

Sementara terdakwa Joko Prayitno dituntut hukuman 2 tahun penjara, denda Rp 200 juta serta membayar uang pengganti sebesar Rp 252 juta. Jaksa menuntut Joko paling tinggi lantaran memiliki peran paling vital yakni sebagai rekanan proyek yang dikerjakan tahun 2016 dengan nilai proyek mencapai Rp 4 miliar ini.

Atas tuntutan, ketiga terdakwa merasa keberatan dan tidak merasa bersalah atas proyek tersebut. 

Untuk diketahui, kasus korupsi pembangunan taman hijau di Simpang Lima Gumul berawal dari penyidikan yang dilakukan Seksi Pidana Khusus Kejari sejak 2017 lalu. Penyidik kejaksaan akhirnya menetapkan ASN yakni Plt Kadisperindag Kediri, Didi Eko Tjahjono, dan  Heny Dwi Hantoro, Staf Dinas Lingkungan Hidup Kediri sebagai tersangka.

Selain itu, seorang kontraktor asal Surabaya, Joko Prayitno, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek yang dikerjakan tahun 2016 dengan nilai mencapai Rp 4 miliar ini. (pul)

Berita Terkait


Dua Direktur Proyek Jembatan Kediri Divonis 2 Tahun Penjara

Mantan Plt Kadisperindag Kediri Divonis 1 Tahun Penjara

Mantan Plt Kadisperindag Kediri Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Warga Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Desa


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber