Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Begini Bentuk Nasionalisme Santri Ponpes Syaichona Moh Cholil
Selasa, 23-04-2019 | 22:21 wib
Oleh : Moh. Hasan
Bangkalan pojokpitu.com, Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, menggelar antraksi tembak menembak, pengibaran bendera merah putih dan antraksi pencak silat. Kegiatan ini dalam acara tasyakkuran Imni dan hari jadi Ponpes Syaichona Mohammad Cholil.

Kegiatan untuk mengingatkan santrinya bagaiman rasa nasionalisme harus dijaga.  Tema tentang menjadi santri nasionalis intelektual dan berakhla mulia. Tema ini sengaja diambil agar para santri santrinya disamping belajar agama, mereka dituntut  untuk  menjadi santri yang cinta kepada negeri sendiri.

Ketua Umum Ponpes Syaichona Moh. Cholil, Raden KH. Moh. Nasih Aschal mengatakan, saat ini sudah sedikit membicarakan tentang nasionalisme. "Cinta tanah air atau nasionalisme ini sangat penting dan harus terus dikobarkan dalam jiwa para santri santri ditengah tantangan meningkatnya antinasionalisme," kata Raden KH. Moh. Nasih Aschal

Dalam sejarahanya, kontribusi untuk negara dan Syaichona Moh. Cholil sebagai pendiri ponpes tidak perlu diragukan. Dia berharap, hal ini bisa menggugah terhadap santri santri lain. Bahwa Indonesia lahir dari perjuangan para alim ulama. (PUL)

Berita Terkait


Main di Pesisir, Satu Santri Hilang Digulung Ombak

Begini Bentuk Nasionalisme Santri Ponpes Syaichona Moh Cholil

Sepuluh Ribu Santri Temboro Pindah Pilih di Magetan

Ribuan Santri Pondok Lirboyo Dari Luar Daerah Dipastikan Terdaftar Pemilu


Tradisi Santri, Mengisi Puasa Dengan Ngaji Kitab Kuning

Main di Pesisir, Satu Santri Hilang Digulung Ombak

Haru, Jenazah Santri Korban Laka Dimakamkan di Tebuireng

Pulang Liburan, 5 Santri Tebuireng Tewas Kecelakaan di Tol Nganjuk

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber