Berita Terbaru :
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
   

Tidak Punya Ruang, 5 Sekolah Terpaksa Digabung Saat UNBK
Pendidikan  Selasa, 23-04-2019 | 21:02 wib
Reporter : Mochammad Asrofi, Imron Danu
Ratusan siswa gabungan 5 sekolah tersebut, dibagi menjadi tiga sesi. Dimulai pagi, siang dan sore. Meski digabung menjadi satu, namun pelaksanaan ujian berjalan lancar. Foto Danu
Blitar pojokpitu.com, Lantaran tidak punya ruang komputer, 5 sekolah di Kota Blitar terpaksa digabung menjadi satu saat pelaksanaan UNBK.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Gedung Sekolah Madrasah Tsnawiyah Negeri (Mtsn) 1 Kota Blitar. Di Mtsn 1 Kota Blitar, ada ratusan siswa dari lima sekolah yang ikut melaksanakan UNBK, karena tidak mempunyai ruang komputer.

Seperti Mts Diponegoro, Mts Hidayatulloh, Mts Nurul Huda dan SMP Hidayatul Falah Kota Blitar. Keempat sekolah ini, terpaksa melaksanakan UNBK di Mtsn 1 Kota Blitar. Ratusan siswa-siswi tersebut, terpaksa dibagi menjadi 3 sesi, yang dimulai dari pagi, siang hingga sore hari.

Kepala Sekolah Mtsn 1 Kota Blitar Muzaini mengatakan, ada 4 ruang yang digunakan untuk pelaksanaan UNBK, dan tiap ruangan diisi antara 35 hingga 40 siswa. Pihaknya terpaksa membagi menjadi 3 sesi, karena keterbatasan perangkat komputer serta ruangan.

Menurut Muzaini, Kepsek Mtsn 1 Kota Blitar, pada pelaksaan ujian hari ke 2 ini, para siswa sempat menunggu hingga 2 menit. Dikarenakan server komupter yang mati.

"Dalam ujian nasional berbasis komputer kali ini, setidaknya ada 394 siswa yang mengikuti ujian. Untuk mengantisipasi agar para peserta UNBK tidak berlaku curang, pengawas sekolah juga memantau dari dalam ruangan kelas," kata Muzaini. (pul)

Berita Terkait

Antispasi Virus Corona, Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer Berlangsung Ketat

Siswa Tersangkut Kasus Hukum Tetap Mengikuti UNBK

Tangis Haru Warnai Istigosah Para Pelajar Jelang UNBK di SMKN 2 Bojonegoro

SMKN 1 Bojonegoro Siap Hadapi UNBK 2020
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  6 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  19 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  20 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber