Berita Terbaru :
Melahirkan di RSUD, 4 Orang Ibu Reaktif Covid-19
TNI Polri Bubarkan Pengunjung Kafe Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
   

Polda Lacak Penyebar Video Hoax Kerusuhan Sampang
Metropolis  Selasa, 23-04-2019 | 18:28 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Masyarakat sempat heboh dengan unggahan video di media sosial tentang kerusuhan Sampang Madura, pasca pemilu. Video berdurasi 2 menit 8 detik yang terunggah ini, merupakan kejadian sebelum penghitungan suara ulang pemilihan bupati sampang 2018, bukan pemilu tahun 2019.

Video yang diunggah di meduia sosial facebook ini menunjukkan adanya kerusuhan di KPU Sampang. Dalam video ini, ratusan warga tampak merangsek dan melakukan pelemparan batu terhadap barikade polisi.
 
Dengan unggahan vido ini, masyarakat pun sempat heboh pasca pemilu 2019. Menanggapi hal itu, Polda Jatim melalui Kabid Humas, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menyatakan bahwa video teersebut adalah hoax.
 
Video kerusuhan yang terjadi di kantor KPU Sampang, Madura tersebut, bukanlah pemilu tahun 2019. Melainkan kejadian unjuk rasa massa pendukung sebelum pelaksanaan penghitungan suara ulang, pemilihan bupati sampang, tahun 2018.
 
"Meski penggunggah video hoax ini telah menghapus video yang meresahkan tersebut, namun Polda Jatim tetap mencari dan akan menangkap pelaku melalui rekam digitalnya," kata Kombes Pol Frans Barung Mangera.
 
Barung menghimbau agar masyarakat lebih dewasa dalam bermedia sosial, agar tidak mudah membagikan informasi hoax yang justru menimbulkan kegaduhan masyarakat. (yos)

Berita Terkait

Polda Lacak Penyebar Video Hoax Kerusuhan Sampang
Berita Terpopuler
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  12 jam

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  4 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  4 jam

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber