Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

PPK Simokerto Hitung Ulang Surat Suara di 12 TPS
Selasa, 23-04-2019 | 17:15 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Sebanyak 12 TPS di Kecamatan Simokerto terpaksa harus dilakukan penghitungan suara ulang, lantaran ditemukan adanya perbedaan perolehan suara antara jumlah suara yang sah dengan total jumlah suara yang tertera pada C 1. Sebagian besar, kesalahan perhitungan tersebut terdapat pada pemilihan DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota.

Bawaslu Kota Surabaya, telah mengeluarkan rekomendasi penghitungan suara ulang di sejumlah TPS di Surabaya, beberapa diantaranya termasuk TPS di Kecamatan Simokerto.

Hingga saat ini setidaknya sejumlah 12 TPS di Kecamatan Simokerto, harus dilakukan penghitungan suara ulang, lantaran ditemukan adanya perbedaan perolehan suara antara jumlah suara yang sah dengan total jumlah suara.

Dari 12 TPS tersebut, penghitungan suara di 7 TPS diantaranya sudah selesai dilakukan sejak hari Sabtu lalu. Dengan rincian, 2 TPS di hari Sabtu, 3 TPS di hari Minggu, dan 2 TPS di hari Senin. Untuk hari ini, PPK Kecamatan Simokerto, kembali akan melaksanakan penghitungan suara ulang di 5 TPS yang telah di rekomendasikan.

Musa, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Simokerto menyatakan, sebagian besar kesalahan penghitungan terletak pada pemilihan DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kota.

"Sehingga, penghitungan ulang tersebut hanya dilakukan pada jenis surat suara sesuai yang telah direkomendasikan," kata Musa.

Rata-rata kesalahan proses hitung ulang itu terjadi pada proses pemilihan pileg atau pemilihan legislatif, untuk DPR RI, DPR provinsi dan DPRD kota, tetapi tidak semua terjadi kesalahan.

Salah satunya di TPS 17 kelurahan simokerto, diketahui adanya selisih perolehan suara antara jumlah suara yang sah dengan total jumlah suara bahkan mencapai 90 suara.

Dimungkinkan, jumlah TPS yang terpaksa harus dilakukan penghitungan suara ulang ini masih bisa bertambah, seiring dengan ditemukannya selisih jumlah suara dalam proses rekapitulasi ditingkat kecamatan.

Pada Selasa (23/4) ini saja, kembali ditemukan kesalahan penghitungan surat suara di 9 TPS lain di Kecamatan Simokerto, dan masih menunggu rekomendasi bawaslu untuk dilakukan penghitungan suara ulang. (yos)

Berikut Rincian Penghitungan Suara Ulang di 12 TPS

Sabtu, 20 April 2019
- TPS 17  Kelurahan Simokerto untuk surat suara DPR RI, DPRD provinisi, DPRD kota
- TPS 15 Kelurahan Simolawang untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota

Minggu, 21 April 2019
- TPS 19 Kelurahan Simokerto untuk surat suara DPRD Kota Surabaya
- TPS 23 Kelurahan Simokerto untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota
- TPS 25 Kelurahan Simolawang untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota

Senin, 22 april 2019
- TPS 24 Kelurahan Simokerto untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota
- TPS 46 Kelurahan Tambakrejo untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota

Selasa, 23 April 2019
- TPS 49 Kelurahan Tambakrejo untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota
- TPS 51 Kelurahan Tambakrejo untuk surat suara DPRD Kota Surabaya
- TPS 38 Kelurahan Simokerto untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota
- TPS 55 Kelurahan Tambakrejo untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota
- TPS 28 Kelurahan Simolawang untuk surat suara DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kota

Berita Terkait


Petugas PPK Termuda Dengan Jumlah TPS Terbesar se-Surabaya

Minimalisir Drop Saat Rekapitulasi, Bawaslu Periksa Kesehatan Pengawas di Kecamatan

KPU Gandeng Dinkes Cek Kesehatan Penyelenggara Pemilu

PPK Simokerto Hitung Ulang Surat Suara di 12 TPS


Pemkot Surabaya Terjunkan Tenaga Medis untuk Periksa Petugas KPPS dan PPK

Ketua PPK Masuk Puskesmas Rekapitulasi Dihentikan

Dua PPK Telah Selesaikan Rekapitulasi

PPK Simokerto Hitung Ulang Surat Suara di 12 TPS

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber