Berita Terbaru :
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
   

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci
Rehat  Senin, 22-04-2019 | 18:58 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Kalau anda mendengar lomba kerapan sapi atau kerbau mungkin telah biasa, tapi tidak dengan yang satu ini, kerapakan kelinci namanya.

Jenis hewan mamalia ini justru diikutkan lomba adu kecamatan larinya, di lapangan Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Bertempat di ladang bekas tanaman jagung, lapangan yang menyurupai sikuit balap motor ini dibangun di Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Lapangan sepanjang 50 meter dengan lebar enam meter ini, menjadi tempat perlombaan hewanan mamalia tersebut.

Saat panitia memberikan aba-aba dimulai, para peserta mempersiapkan kelinci terbaiknya. Benar saja, saat pemandu permainan memerintahkan kelinci dilepas, dua ekor kelinci yang di perlombakan berlari kencang.

Sorak sorai dari pemilik maupun pendukung ramai. Bahkan, aksi taruhan antar  pemain dan pengunjung pun terjadi.

Untuk ikut kerapan kelinci ini, peserta harus mempersiakan kelinci-kelinci pilihannya. Terutama dari kesehatannya. Selain pula, kelinci ini juga harus mendapatkan parawatan prima.

Mulai dari makanannya hingga minumnya, makannya harus makanan rumput pilihan. sedangkan minumnya harus dicampur telur. Akhirnya, kelinci ini juga harus banyak berlatih lari.

Tak hanya itu, saat kelinci ini akan ikut lomba. Pemilik kelinci memasang anek hiasan di tubuh kelinci. Mulai dari kalung kresek, hingga dua jeputan di punggung dan ekornya.
 
Parktis saat dilepas, kelinci pun bisa berlari kencang. Karena takut bunyi keresek dan rasa sakit dari jepitan ditubuhnya.

Acara lomba kerap kelinci ini merupakan tradisi bagi warga Ranuyoso, selain sarana hiburan, kerap ini juga ajang silaturahmi pemelihara kelinci. Ratusan peserta ikut dalam lomba ini, mereka datang dari Probolinggo, Jember dan Lumajang.

Nanang, panitia, mengatakan, Dengan lomba ini, harga kelinci bisa meningkat, bisanya harga kelinci hanya 30 ribu rupiah. jika menang lomba, kelinci bisa tembus Rp 7 juta per ekornya. (yos)

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci

Karapan Kelinci, Mulai Digemari Warga Madura
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  10 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  3 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  9 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  19 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber