Berita Terbaru :
Kemenpora dan PSSI Bagi Tugas Urus Piala Dunia U-20
Wacana Pasien Covid-19 Jatim Dipindah ke Pulau Galang
Jelang Idul Adha Penjualan Daging Sapi Menurun
Hibur Anak-Anak, Polisi Berikan Edukasi Anak di Tempat Wisata
Antusias Petani Menanam Tembakau di Suasana Covid-19
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang Kota Malang
Bus dan Kru Harus Lakukan Protokol Kesehatan Ketat
Keramaian dan Kerumunan Massa Tetap Dilarang di Bangkalan
Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
   

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci
Rehat  Senin, 22-04-2019 | 18:58 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Kalau anda mendengar lomba kerapan sapi atau kerbau mungkin telah biasa, tapi tidak dengan yang satu ini, kerapakan kelinci namanya.

Jenis hewan mamalia ini justru diikutkan lomba adu kecamatan larinya, di lapangan Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Bertempat di ladang bekas tanaman jagung, lapangan yang menyurupai sikuit balap motor ini dibangun di Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Lapangan sepanjang 50 meter dengan lebar enam meter ini, menjadi tempat perlombaan hewanan mamalia tersebut.

Saat panitia memberikan aba-aba dimulai, para peserta mempersiapkan kelinci terbaiknya. Benar saja, saat pemandu permainan memerintahkan kelinci dilepas, dua ekor kelinci yang di perlombakan berlari kencang.

Sorak sorai dari pemilik maupun pendukung ramai. Bahkan, aksi taruhan antar  pemain dan pengunjung pun terjadi.

Untuk ikut kerapan kelinci ini, peserta harus mempersiakan kelinci-kelinci pilihannya. Terutama dari kesehatannya. Selain pula, kelinci ini juga harus mendapatkan parawatan prima.

Mulai dari makanannya hingga minumnya, makannya harus makanan rumput pilihan. sedangkan minumnya harus dicampur telur. Akhirnya, kelinci ini juga harus banyak berlatih lari.

Tak hanya itu, saat kelinci ini akan ikut lomba. Pemilik kelinci memasang anek hiasan di tubuh kelinci. Mulai dari kalung kresek, hingga dua jeputan di punggung dan ekornya.
 
Parktis saat dilepas, kelinci pun bisa berlari kencang. Karena takut bunyi keresek dan rasa sakit dari jepitan ditubuhnya.

Acara lomba kerap kelinci ini merupakan tradisi bagi warga Ranuyoso, selain sarana hiburan, kerap ini juga ajang silaturahmi pemelihara kelinci. Ratusan peserta ikut dalam lomba ini, mereka datang dari Probolinggo, Jember dan Lumajang.

Nanang, panitia, mengatakan, Dengan lomba ini, harga kelinci bisa meningkat, bisanya harga kelinci hanya 30 ribu rupiah. jika menang lomba, kelinci bisa tembus Rp 7 juta per ekornya. (yos)

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci

Karapan Kelinci, Mulai Digemari Warga Madura
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  10 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  9 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber