Berita Terbaru :
Laka Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas TKP
Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Menpora Apresiasi PBSI Home Tournament
Xiaomi Siapkan Kejutan Ponsel Unik
Patroli Masker, Risma Perintahkan Kadis Turun Jalan Bagikan Masker
Tanam Sayur Untuk Ketahanan Pangan Di Masa Pandemi Covid-19
HNW: Pemerintah Harus Konsekuen Melaksanakan UU Pesantren
Pondok Gontor 2 Klaster Baru Covid-19, Begini Respons Gus Jazil MPR
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sejumlah Pria Bertubuh Kekar Menyobek Spanduk Partai Berkarya, Ada Tommy Soeharto
   

Pertolongan Pertama Saat Terserang Demam Berdarah
Kesehatan  Senin, 22-04-2019 | 08:23 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Ketika musim hujan tiba, angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) biasanya akan lebih tinggi. Demam berdarah tak bisa disepelekan karena dapat mematikan jika tak ditangani dengan benar. Untuk itu, sangat penting bagi tiap orang untuk mengetahui dan memahami pertolongan pertama pada demam berdarah.

Demam berdarah merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Komplikasi pada demam berdarah dapat menyebabkan kerusakan pada sejumlah organ, seperti paru, hati, dan jantung.

Tekanan darah juga dapat menurun secara drastis hingga level sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian.

Demam berdarah ditandai dengan keluhan demam tinggi yang muncul secara mendadak hingga 39 derajat Celsius. Demam akan berlangsung terus-menerus selama 2-7 hari, kemudian turun dengan cepat dan biasanya diikuti oleh tanda-tanda sebagai berikut:

Nyeri kepala
Menggigil dan lemas
Nyeri di belakang mata, otot, dan tulang
Ruam kulit hingga kemerahan
Kesulitan menelan makanan dan minuman
Mual dan muntah
Selanjutnya, gejala-gejala di atas akan diikuti oleh tanda perdarahan, seperti:

Gusi berdarah
Mimisan
Timbul bintik-bintik merah pada kulit
Muntah darah
Buang air besar berwarna hitam
Dengan mengenali tanda-tanda penyakit demam berdarah di atas, maka Anda dapat melakukan pertolongan pertama bagi pasien di rumah.
Karena jika tidak ditangani dengan baik, demam berdarah dapat mengancam nyawa. Untuk itu, melakukan pertolongan pertama berikut ini akan sangat membantu pasien.

1. Konsumsi banyak cairan

Pasien diharuskan mengonsumsi banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Jika dehidrasi dibiarkan maka akan mengakibatkan penurunan trombosit dan syok. Inilah yang dapat mengancam nyawa pasien demam berdarah hingga kematian.

Konsumsi cairan yang dianjurkan adalah 2-3 liter per hari. Beberapa pilihannya adalah air putih, jus buah, susu, dan larutan oralit. Hindari minuman bersoda dan kafein karena berpotensi menarik cairan keluar dari tubuh.

2. Istirahat total

Pasien diharapkan untuk beristirahat total selama masih demam maupun fase syok. Penting juga untuk selalu memonitor kadar trombosit dan kadar sel darah merah sampai mencapai batas normal kembali.

3. Atasi demam dengan kompres

Untuk mengatasi demam Anda dapat melakukan kompres. Kompres tidak hanya pada dahi saja tetapi seluruh tubuh, termasuk ketiak, kepala, dan selangkangan. Hal ini berfungsi untuk mentransfer suhu panas ke handuk kompres.

4. Atasi demam dengan obat penurun panas

Obat penurun panas dapat diberikan untuk mengurangi demam, misalnya parasetamol. Namun, jangan lupa catat jam terjadinya demam untuk informasi ketika mengunjungi dokter.

Terdapat beberapa fase demam pada demam berdarah, termasuk fase kritis selama 2-3 hari. Pada fase kritis inilah, suhu tubuh yang menurun sering dikira sebagai tanda penyembuhan, padahal justru ini adalah fase yang berbahaya.

Anda harus tetap waspada akan kemungkinan terjadinya syok.

Selain  memperhatikan pertolongan pertama tersebut, pada hari ke-3 demam sebaiknya pasien melakukan pemeriksaan darah di laboratorium.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui angka trombosit dan apakah pasien harus dirawat di rumah sakit atau bisa dirawat di rumah. Hasil pemeriksaan ini pun dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pengobatan demam berdarah Anda.(RS/RVS/klikdokter)

Sumber : Klikdokter

Berita Terkait

Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.

Dinkes Ngawi Terkesan Tertutup Data Jumlah Penderita DBD

Dinkes Catat 48 Kasus DBD, 1 Pasien Meninggal Sepanjang Tahun 2020

Periode Januari-Maret Hanya 3 Penderita DBD Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sepak Bola  9 jam

Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Pendidikan  1 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber