Berita Terbaru :
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
   

Maaf Persebaya Belum Respon Tawaran Pemain Asing
Sepak Bola  Minggu, 21-04-2019 | 20:09 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com, Persebaya Surabaya mendapat tawaran dari berbagai pihak untuk menggaet pemain asing anyar menjelang Liga 1 2019.

"Kebanyakan dari agen pemain. Saya belum merespons," kata Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman, Sabtu (20/4).

Pria yang karib disapa Djanur itu lebih memilih menunggu kepastian proses naturalisasi bek Persebaya Otavio Dutra.

Jika Dutra sudah resmi menjadi pemain lokal, keputusan merekrut pemain asing akan diambil.

"Kalau (proses naturalisasi Dutra) belum beres, kan, belum bisa nambah pemain (asing)," terang pelatih asal Majalengka itu.

Namun, upaya untuk menambah pemain asing tak lantas tertutup. Jika Dutra sudah resmi jadi WNI dan masa pendaftaran pemain untuk Liga 1 belum ditutup, kemungkinan mendatangkan pemain asing terbuka lebar.

"Kami harus gerak cepat," tegas Djanur.
Akan tetapi, belum ada kepastian pemain asing dengan posisi mana yang jadi pertimbangan untuk didatangkan.

Jika menilik performa Green Force di ajang Piala Presiden, ada beberapa posisi yang butuh penyegaran.

Pertama adalah di penjaga gawang. Dalam dua laga final Piala Presiden, dua kiper Persebaya melakukan blunder.

Miswar Saputra pada leg pertama (9/4). Kemudian giliran Abdul Rohim yang melakukan hal serupa di leg kedua (12/4) lalu.

Posisi gelandang bertahan juga perlu tambahan. Memang sudah ada tiga pemain di posisi itu, yakni Misbakus Solikin, Nelson Alom, dan M. Hidayat.

Namun, dua nama terakhir tengah cedera. Praktis, hanya Misbakus yang tersisa di posisi gelandang jangkar.

Karena itu, mendatangkan satu pemain lagi di posisi gelandang bertahan sangat masuk akal.

Selain itu, posisi ujung tombak juga butuh pemain anyar. Sebab, sampai saat ini, hanya Amido Balde striker murni yang dimiliki Green Force.

Sejatinya ada Osvaldo Haay yang pernah diplot sebagai ujung tombak. Namun, posisi aslinya adalah winger.

Masalahnya, Osvaldo akan sering absen lantaran masuk dalam skuat SEA Games 2019.

Karena itu, sangat riskan jika hanya menggunakan satu striker sepanjang musim nanti. (gus/jpnn/pul)


Berita Terkait

Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut

Libur Kompetisi, Supriadi Mencoba Keberuntungan Berjualan Takjil

Gelandang Persebaya Ini Koleksi Jersey: Paling Spesial Milik Thomas Rosicky

Persebaya Gelar Latihan Secara Online
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  17 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  17 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  16 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber