Berita Terbaru :
Rempah Nusantara Potensial Rebut Pasar Dunia
Warung Makan Gratis, Bantu Warga di Tengah Pandemi
Survey ARC Indonesia, Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi
Anggota Fraksi Demokrat Turun Gunung All Out Menangkan Paslon No 1 di Pilkada Pacitan
Tol Krian Kebomas Gresik Sudah Beroperasi Per Desember
Kota Batu Masuk Zona Merah, Ketua Satgas Covid Sebut Ini Penyebabnya
Tersesat Saat Berusaha Kabur, Dua Maling Diamuk Massa
Penjagaan Logistik di Kecamatan Dijaga Selama 24 Jam
Warga Buduran Meninggal Dunia Saat Berolahraga
Antisipasi Kerawanan Pilkada, KPU Belum Distribusikan Surat Suara
Apel Pengamanan dan Simulasi Pilkada Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Jelang Pilwali, Kadinkes Bagikan Penghargaan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Jaga Netralitas
Sejumlah Sekolah Masih Adakan Tatap Muka
Kenaikan Covid di Jatim Mencapai 460 Orang
   

Geng Motor Bunuh Mahasiswa Unair Direkonstruksi
Metropolis  Kamis, 11-06-2015 | 10:14 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Sejak ada kabar akan digelar rekontruksi, warga di Sekitar Ngagel Kamis pagi memadati Jalan Bung Tomo Surabaya. Foto: Andim
surabaya pojokpitu.com, Siang ini Polrestabes Surabaya dijadwalkan menggelar rekontruksi pembunuhan DJ Aditya di sekitar Jalan Bung Tomo dan Dharmahusada. Rekontruksi ini untuk melengkapi bukti hukum atas kasus pembunuhan DJ Aditya yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Unair itu.

Sejak ada kabar akan digelar rekosntruksi, warga di sekitar Ngagel Kamis pagi memadati Jalan Bung Tomo Surabaya. Di tempat inilah Aditya menyenggol motor salah satu geng motor yang sedang balapan liar. Kemudian, kelompok geng motor yang menggelar balap liar itu emosi dan berusaha merusak mobil SX4 yang disopiri Aditya. Melihat gelagat itu, Aditya tancap gas melarikan diri. Gerombolan geng motor yang beringas itu mengejarnya.

Namun nahas, mobil Aditya menabrak pohon di kawasan Ngagel Jaya Selatan. Bukannya menolong, belasan remaja geng motor justru menghajarnya. Mereka mengepruk kepala Aditya dengan cor paving hingga tewas. Belum puas, mereka merusak mobil korban lalu mengambil barang berharga dari dalam mobil.

Polisi baru bergerak setelah media massa memuat berita ini. Saat itu, Kapolrestabes Surabaya mengatakan bahwa Aditya adalah korban kecelakaan tunggal lalu lintas. Sedangkan media massa menyebut korban dianiaya oleh gerombolan geng motor hingga menemui ajal. Berita di media massa itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang melihat kejadiannya. Maka, polisi kemudian buru-buru melakukan penyelidikan dan pengejaran. Polisi menangkap 4 pelaku penganiayaan yang menyebabkan Aditya tewas.

Salah satu tersangka bernama Rizal mengakui menyeret korban keluar dari mobil. Dia tega karena korban telah menyerempet rekannya.

Saat ini polisi sedang koordinasi dengan kejaksaan terkait ancaman hukum yang akan dikenakan kepada para tersangka. Kasatserse Polrestabes Surabaya AKBP Takdir berharap kejaksaan mengabulkan permintaan Satreskrim. Ancaman hukuman yang berat diharapkan menjadi efek jera bagi penjahat lain.

Kini polisi harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan jalanya rekonstruksi agar warga tidak terus mendekat ke lokasi. Hingga pukul 9.30 siang ini, rekonstruksi masih belum dimulai. Empat tersangka masih belum datang di lokasi. (pul/*)



Berita Terkait

Menko PMK Anjurkan Pembelajaran Tatap Muka Segera Dibuka

Menko PMK Minta RSUD Caruban Mandiri Operasionalkan Lab Biomolekuler PCR

Giring Eks Nidji Ajak Kalangan Muda Dukung Penanganan Covid

Video Eri-Armudji Sengaja Kampanye Melibatkan Anak SMP
Berita Terpopuler
Kawanan Begal Todongan Pistol Rampas Motor Milik Remaja
Peristiwa  9 jam

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Peristiwa  11 jam

Survey The Republic Institute: Penantang Berpeluang Terpilih
Pilkada  8 jam

Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Politik  6 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Alam Awan Berbentuk Cincin Ramai Diperbincangkan
Pojok Pitu

Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Jatim Awan

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber