Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Menjelang masa akhir panen raya, petani di Jombang mengeluhkan rendahnya harga gabah. Sebab dengan harga Rp 3.500 perkilogram, dianggap tidak menguntungkan. Foto: Saiful Muslimin
Petani Mengeluh Rendahnya Harga Gabah Saat Panen
Sabtu, 20-04-2019 | 20:10 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Panen raya terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Tidak terkecuali di area persawahan Desa Keras Kecamatan Diwek. Sayangnya memasuki panen raya ini harga gabah anjlok. Dari Rp 4.300 perkilogram kini menjadi Rp 3.500 perkilogram.

Rendahnya harga gabah telah terjadi sejak mulai pane raya, atau sekitar 15 hari terakhir. Petani tidak mengetahui penyebab anjloknya harga gabah. Hanya diketahui, kini hampir tidak ada pedagang gabah keliling mencari gabah ke petani-petani. Sehingga petani kesulitan mencari pembeli.

Petani berharap pemerintah turun tangan mengatasi rendahnya harga yang terjadi setiap musim panen. Sebab jika harga terus rendah seperti saat ini, petani akan mengalami kerugian besar. (pul)




Berita Terkait


Bulan Ramadhan, Produksi Pabrik Tahu Menurun

Gubernur Sidak Pasar, Harga Daging Ayam Naik

Dibanjiri Barang Impor Harga Kebutuhan Pokok Turun

Gelar Operasi Pasar, Bulog Jual Bawang Putih Rp 25 Ribu Per Kilogram


Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang Masih Tinggi

Pasar Murah, Tekan Harga Kebutuhan Pokok

Redam Laju Inflasi, BI Terus Pantau Pergerakan Harga Kebutuhan Pokok

Awal Ramadhan, Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok Naik

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber