Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Mengenal Pengrajin Gerabah Bernilai Jutaan Rupiah
Sabtu, 20-04-2019 | 02:15 wib
Oleh : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Usaha gerabah rakyat memang harus tertatih-tatih bersaing dengan gempuran keramik-keramik murah buatan luar negeri. Namun sejumlah kerajinan gerabah seni, di daerah seperti di Kecamatan Kebonagung Pacitan, mencoba masih bertahan dengan kreasi mereka dengan gerabah seni yang menarik.

Bagi warga Dusun Gunung Cilik, Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung Pacitan, tanah merupakan sumber kehidupan. Bukan ditanami, melainkan diolah menjadi gerabah.

Meningat tanah merah yang ada di sini memiliki tekstur yang mudah dibentuk dan kuat saat di bakar, sehingga tak heran jika sejak kurang lebih 100 tahun yang lalu desa ini telah menjadi naungan para perajin gerabah.

Seperti Rumini, lansia berumur 57 tahun, yang saat ini masih terkenal akan kemahiranya dalam membuat gerabah seni. Ratusan bahkan ribuan gerabah telah dibuatnya sejak ia duduk di bangku kelas dua sekolah dasar.

Berbekal pengalaman dari kedua orang tuanya dulu yang memiliki profesi yang sama, Rumini terus mengembangkan usaha pembuatan gerabah seni tersebut.

Gerabah yang dibuatnya pun bermacam-macam, mulai dari cobek, guci, tempat minum, kendi, vas bunga, kursi ,hingga meja. Dalam sehari, ia bisa membuat sampai 25 gerabah ukuran kecil dan 1 gerabah ukuran besar.

"Gerabah yang telah jadi ini akan di pasarkan di wilayah Kabupaten Pacitan," kata Rumini.

Namun dirinya juga seringkali menerima pesanan dari luar daerah, mulai dari kabupaten Ponorogo, Solo dan Tulungagung.

Harga yang patok dalam penjualan gerabah pun bervariasi,mulai dari harga 4 ribu rupiah hingga 2 juta rupiah.

Dirinya pun akan terus mempertahankan usaha turun temurun tersebut, agar kerajinan gerah seni di pacitan terus lestari. (yos)

Berita Terkait


Mengenal Pengrajin Gerabah Bernilai Jutaan Rupiah

Kursi Berbahan Drum Bekas, Pangsa Pasar Tembus Hingga Pasar Eropa

Sisi Kehidupan Pengrajin Tungku Tradisional yang Masih Eksis

Perajin Batu di Jombang Kesulitan Bahan Baku


Balada Hari Batik Ketika Dolar Naik dan Pengrajin Kesulitan Bahan Baku

Eksistensi Pengrajin Tenun Ikat, Dibalik Melemahnya Nilai Tukar Terhadap Dolar

Pengrajin Dari Pelepah Pohon Pisang Asal Kabupaten Nganjuk

HUT RI Omzet Pengrajin Garuda Meningkat

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber