Berita Terbaru :
Putra TNI Dapat Pelatihan Pencegahan Penggunaan Narkoba
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
   

Diduga Ada Pelanggaran Pemilu, 10 Kabupaten dan Kota di Jatim Berpotensi Lakukan PSU
Peristiwa  Kamis, 18-04-2019 | 18:22 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Ketua Bawaslu Jawa Timur, Aang Khunaifi,
Mojokerto pojokpitu.com, Adanya penemuan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung kemarin. Sebanyak 10 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur, berpotensi akan dilakukan pemungutan suara ulang. Untuk merekomendasikan dilakukanya PSU, Bawaslu Jatim masih menunggu hasil investigasi di sejumlah wilayah yang bermasalah.

Banyaknya laporan adanya penemuan pelanggaran dalam pelaksaan pemilu 2019, yang berlangsung tanggal 17 April kemarin, sebanyak 10 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur, akan direkomendasikan oleh Bawaslu untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU).
 
Sepuluh kabupaten yang ditemukan adanya pelanggaran pemilu, meliputi Kabupaten Sumenep, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Mojokerto dan Kota Mojokerto, Kabupaten Gresik, Ponorogo dan Kota Malang serta Surabaya. Indikasi pelanggaran yang ditemukan di 12 TPS tersebut, diantaranya, warga belum cukup umur mendapatkan C6 untuk mencoblos dan surat suara sudah tercoblos.
 
Ketua Bawaslu Jawa Timur, Aang Khunaifi, menyatakan, dari penemuan pelanggaran pemilu di 10 kabupaten dan kota di Jawa Timur, pihaknya belum bisa memastikan keseruannya untuk dilakukan pemungutan suara ulang untuk pilpres, karena masih menunggu hasil investigasi di sejumlah daerah yang bermasalah.
 
Sementara untuk mengeluarkan rekomendasi dilakukannya pemungutan suara ulang yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawasalu Jatim masih memerlukan kajian ulang dari hasil investigasi di sejumlah daerah dalam waktu tiga sampai empat hari ke depan.(end)

Berita Terkait

Mantan Ketua Panswaskab dan Dua Rekannya Masuk Bui

Terbukti Melakukan Pelanggaran Pemilu, 5 Anggota PPK Dipecat

Kumpulkan Data Pelanggaran, Apnas Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Quick Count

Diduga Ada Pelanggaran Pemilu, 10 Kabupaten dan Kota di Jatim Berpotensi Lakukan PSU
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  5 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  8 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber