Berita Terbaru :
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Pusat Oleh-Oleh Haji dan Umroh Alami Kerugian Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
   

Arus Lalu Lintas Terputus, Jalur Utama Ngawi-Surabaya Ditutup
Mataraman  Kamis, 18-04-2019 | 13:23 wib
Reporter : Tova Pradana
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pengendara harus memutar balik. Foto Tova
Madiun pojokpitu.com, Sebuah jembatan penghubung provinsi arah Ngawi-Surabaya, mengalami ambles hingga memutus arus lalu lintas setempat.

Kondisi jembatan Patimura berada di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Terihat titik jembatan yang ambrol dengan luas sekitar 2 x 3 meter sudah dipasangi police line dan ditutup dari arah selatan atau dari arah Surabaya, maupun dari arah utara atau dari Madiun dan Ngawi.

Jembatan Patimura akses jalan penghubung warga sekitar Caruban dan Pilangkenceng, dan  merupakan jalur utama untuk truk angkutan barang dari arah Ngawi-Surabaya.

Menurut keterangan Sarni warga sekitar, jembatan sepanjang 30 meter itu ambrol setelah dilalui dua truk tronton bermuatan berat. Selain itu, kontruksi pondasi jembatan juga telah mengalami penurunan akibat peristiwa banjir bandang yang menerjang Kabupaten Madiun pada tanggal 6 Maret lalu.

Diketahui, jembatan Patimura mengalami penurunan konstruksi pondasi bawah akibat terkena terjangan air disertai sampah bambu. Sehingga membuat pondasi jembatan retak dan berdampak aspal jembatan ambrol. Untuk sementara jembatan ditutup hingga saat yang belum ditentukan. (pul)

Berita Terkait

Jembatan Penghubung 5 Desa di Wilayah Pakisaji Ambrol

Akses Jalan Utama Putus, Ekonomi Warga Terganggu

Sebuah Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Ambrol Tergerus Air

Jembatan Jalur Lintas Selatan Kabupaten Jember Putus
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  2 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  15 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  12 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber