Berita Terbaru :
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Sulit Akses Masuk, Pasar Lawang Sulit Dipadamkan
Peristiwa  Kamis, 18-04-2019 | 10:03 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Malang pojokpitu.com, Sepuluh unit mobil pemadam kebakaran gabungan se-Malang Raya dan Swasta, dikerahkan untuk memadamkan api di Pasar Lawang, Kabupaten Malang. Petugas kesulitan memadamkan api karena hydrant tidak berfungsi dan jauhnya sumber air.

Selain itu sulitnya akses masuk pemadam kebakaran, dan banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat menjalar ke kios lain. Akses di sisi belakang pasar sulit dijangkau petugas. Para pedagang masih panik, mereka lalu lalang berusaha menyelamatkan sebagian barang dagangan yang belum terbakar.

Menurut Lukman pedagang sekaligus saksi mata, api pertama kali terlihat dari kios barang bekas dan mebel di lantai satu. Diduga titik api berasal dari konsleting listrik.

Pedagang yang melihat api langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun gagal dan api merembet ke lantai 2.


Selama 4 jam, petugas belum bisa memadamkan api. Beberapa ledakan terdengar, ditengah kebakaran. Sementara pedagang berusaha menyelamatkan barangnya. Foto Rafli

Menurut Kompol Gaguk Sulistyo Kapolsek Lawang, antisipasi penjarahan, pihaknya menerjunkan personil untuk menjaga barang pedagang yang berhasil diselamatkan. "Untuk kepastian penyebab api, polisi masih menunggu hasil penyelidikan inafis," kata Kompol Gaguk Sulistyo.

Pasar Lawang yang terbakar juga menjadi tontonan warga yang melintas. Akibatnya, sempat terjadi kemacetan di Jalan Raya Malang-Surabaya. Kemacetan ke arah Surabaya mengular sepanjang lebih dari satu kilometer. (pul)


Berita Terkait

Tim Labfor Olah TKP Kebakaran Pasar Baru Tuban

Pasca Kebakaran Pasar Baru Tuban, Pedagang Buka Lapak di Tepi Jalan

Api Belum Sepenuhnya Padam, Pedagang Minta Segera Dibangun

Ratusan Kios di Pasar Baru Tuban Ludes Terbakar
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  7 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  6 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  5 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber