Berita Terbaru :
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
   

Ratusan Narapidana Lapas Kelas II B Ngawi Mencoblos
Mataraman  Rabu, 17-04-2019 | 16:10 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ngawi, menggunakan hak pilihnya saat pemungutan suara pemilu 2019. Sebagian besar merupakan pemilih pindahan, yang beralamat di luar Kabupaten Ngawi. Ironisnya, sebagian besar narapidana kehilangan hak pilih karena kendala administrasi.

Jumlah pemilihnya sebanyak 154 orang narapidana, dari total 167 yang masuk daftar pemilih tambahan. Sebanyak 13 orang tidak ikut mencoblos dalam lapas karena telah bebas.
 
Berdasarkan informasi lembaga terkait, dari total 399 warga binaan,  sebanyak 245 narapidana tidak bisa memilih. Mereka kehilangan hak pilihnya, karena berbagai masalah administrasi.

Irphand Dwi Sandjjo, Kepla Pengaman LP Kelas II B Ngawi, mengatakan, banyak warga binaan tidak memiliki nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga di daerah asalnya.

"Sebagian lainnya tidak terdaftar sebagai pemilih , meskipun memiliki NIK dan NKK. Dari ratusan pemilih tersebut, mayoritas berasal dari luar Kabupaten Ngawi," kata Irphan Dwi Sandjojo.


Sementara, Sasthaputra Pramudya, anggota KPU Kabupaten Ngawi, mengatakan, berdasarkan data dari KPU Kabupaten Ngawi, jumlah pemilih dalam DPTHP 3, sebanyak 705.092 orang, disiapkan 2760 TPS di 217 desa 19 kecamatan.

"Sedangkan sebanyak 3423 pemilih pindahan, dalam DPTB  disediakan 8 TPS khusus yaitu 1 di LP Kelas Dua B Ngawi dan 7 untuk pondok pesantren gontor putri 1 dan 2 di Kecamatan Widodaren dan Kecamatan Mantingan," kata Sasthaputra Pramudya. (yos)

Berita Terkait

ODGJ Ikut Salurkan Hak Suaranya

Puluhan Lansia Griya Werdha Tak Bisa Salurkan Hak Suara

Tak Miliki A 5, Puluhan Dokter Muda Tak Dapat Salurkan Suaranya

Lapas Wanita Sukun Kota Malang Buka 2 TPS
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  10 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  9 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  6 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber