Berita Terbaru :
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
   

Jalani Sidang Putusan Kasus Judi Online, 7 WNA China Dihukum Penjara 6 Bulan
Hukum  Selasa, 16-04-2019 | 18:00 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang putusan terhadap 7 terdakwa warga negara China, dalam perkara judi online. Dalam sidang tersebut, majelis hakim memvonis ketujuh WNA China tersebut, dengan pidana penjara 6 bulan, lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 9 bulan penjara.

Zhang Liang, Zhou Yi, Huang Shengnan, Chen Qiwen, Guan Guixiang, Gao Xianzhong, dan Guan Guiqiang saat duduk dan menyimak putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Ketujuh WNA China yang tak bisa berbahasa Indonesia itu tampak tak paham dengan apa yang dikatakan majelis hakim.

Beruntung jaksa penuntut umum mendatangkan seorang penerjemah untuk menjembatani keterbatasan bahasa para terdakwa tersebut.

Di persidangan, majelis yang dipimpin hakim Anne Rusiana memvonis ketujuh terdakwa tersebut dengan pidana penjara 6 bulan penjara, lebih ringan dari tuntutan jaksa yang awalnya menuntut para terdakwa dengan pidana penjara 9 bulan.

Para terdakwa terbukti melakukan perjudian online, yang saat itu dilakukan di salah satu perumahan kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri Surabaya. Sehingga melanggar pasal 27 ayat 2, undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik.

Sementara itu, Eko Budiono, kuasa hukum 7 WNA China tersebut mengatakan, seharusnya ketujuh kliennya itu dideportasi ke negara asalnya saja. Sebab, mereka sebenarnya hanya bermain-main saja dan berharap mendapat hadiah dari situs yang asalnya dari negara mereka.

Para terdakwa ini kemudian dibawa oleh petugas ke Lapas Medaeng, untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 6 bulan, seperti yang sudah diputuskan.(end)

Berita Terkait

Pengecer Togel Online Dibekuk Reskrim Polsek Turen

Udah Bau Tanah, kakek Paidi Masih Jualan Togel

Jalani Sidang Putusan Kasus Judi Online, 7 WNA China Dihukum Penjara 6 Bulan

Satreskrim Polres Blitar Ringkus Bandar Judi Online
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  9 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  8 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  5 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber