Berita Terbaru :
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Kian Resah, Pedagang Pasar Turi Kembali Luruk Balai Kota
Peristiwa  Rabu, 10-06-2015 | 18:35 wib
Reporter : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan pedagang Pasar Turi kembali melurug Balai Kota Surabaya. Rabu (10/6/2015). Sekitar 50 pedagang Pasar Turi meminta Pemkot melakukan mediasi dengan pengembang agar para pedagang bisa masuk ke dalam Pasar Turi Baru.

Perwakilan pedagang ditemui oleh Sekertaris Kota Surabaya, Hendro Gunawan dan Sumarno, Kepala Bakesbanglinmas. Sekitar tujuh pedagang bersama LSM menyampaikan aspirasi mereka di ruang Koperasi lantai dua Balai Kota Surabaya.  

Sampai saat ini masih ribuan pedagang belum bisa masuk dan berjualan. Padahal, secara proses administrasi pembelian stan sudah dibayar. Berdasarkan data pedagang, ada 4.610 pedagang yang sudah menyelesaikan pembayaran.  

Sedangkan 66 pedagang masih menyelesaikan pembayaran. Dalam pertemuan tadi pedagang diminta Sekkota untuk meminta surat kepada pengembang agar bisa berjualan.  

Hal tersebut disikapi secara cepat. Usai melakukan aksi, Ia akan meminta Pengembang mengeluarkan surat untuk segera disampaikan kepada Pemkot.  

Menyoal belum masuknya pedagang TPS di Pasar Turi Baru dikatakan Kho Ping merupakan urusan Pemkot. Intinya Kho Ping hanya mengakomodir saja. Supaya pedagang bisa masuk semua.  

Ia menyatakan, sejauh ini dari jumlah tersebut ada 400 pedagang yang sudah menempati stan. Namun, masih ada sekitar 2.200 pedagang yang masih melakukan perbaikan Stan yang sudah dibeli.  

Pemkot diminta tidak menunggu adendum untuk persoalan ini. Karena tidak ada hubungannya dan agar pedagang bisa cepat berjualan. Terpisah, aspirasi pedagang berupaya diakomodir oleh Pemkot. Sekkota, Hendro Gunawan menyatakan bahwa persoalan belum masuknya semua pedagang, akan dimediasi.  

Sementara, adanya keinginan dari pedagang untuk membongkar Stan Tempat Penampungan Sementara (TPS) dikatakan Hendro masih belum memungkinkan. Sebab, belum ada kesepakatan bersama dari seluruh Pedagang. Disisi lain, dari data Pemkot Surabaya masih ada sekitar 200 pedagang yang berjualan di TPS. (mud)

Berita Terkait

Nasib Pedagang Pasar Turi Kini Jadi Sopir Hingga Menganggur

Hakim Sidang PS Stan Pasar Turi

H-1 Lebaran Arus Mudik Di Stasiun Pasar Turi Masih Ramai

Komisi C DPRD Desak Pemkot Surabaya Perhatikan Nasib Pedagang Pasar Turi Tahap 3
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  4 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber