Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Korban Penipuan Penerimaan CPNS Senilai Ratusan Juta Rupiah Laporkan ke Polisi
Senin, 15-04-2019 | 03:48 wib
Oleh : Simon, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Seorang pria asal Trenggalek dilaporkan terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan penerimaan CPNS, awalnya terduga pelaku mengiming-imgingi korban akan meloloskan anaknya tes CPNS. Setelah uang ditransfer secara bertahap dengan total nilai Rp 120 juta, korban menagih janji kepada terduga pelaku namun selalu berbelit-belit dan meminta korban bersabar dan menunggu.

Suratman warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, bersama pengacaranya Bekti Harry Suwinto  melaporkan Suyono warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek ke polres Trenggalek atas dugaan kasus penipuan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bekti Harry sebagai pengacara suratman menjelaskan, kronologi penipuan ini berawal dari keinginan kliennya yaitu suratman untuk menjadikan anaknya sebagai PNS di Kabupaten Trenggalek. Awalnya tahun 2016 yang lalu, Suratman berkeinginan agar anaknya bisa menjadi PNS.

Saat itu Suratman bertanya pada seseorang yang bernama Budi Purnomo. Kemudian oleh Budi Purnomo, Suratman dikenalkan pada Suyono.

Ditambahkan Hari dari perkenalan tersebut, terduga pelaku yang bernama Suyono lantas menyakinkan pada korban, bahwa pelaku sanggup menjadikan anak korban menjadi pns dengan syarat korban harus menyetorkan uang sebesar Rp 120 juta dalam tempo waktu delapan hari.

Awalnya korban merasa ragu, namun pelaku terus meyakinkan korban diantaranya dengan menunjukkan beberapa surat yang katanya berasal dari BKN.

Selan itu, pelaku juga mengaku memiliki kenalan orang dalam yang bernama Tarjono. Korban pun akhirnya percaya dan singkat cerita menyetorkan uang tersebut secara bertahap pada Tarjono.

Pada 12 Oktober 2016 korban mentransfer uang Rp 50 juta, tanggal 25 Oktober setor lagi Rp 20 juta, tanggal 12 Januari 2017 setor Rp 20 juta, tanggal 25 Januari 2017 transfer Rp 20 juta dan akhirnya tanggal Rp 31 april 2017 transfer ke Bayu Rp 10 juta, Bayu ini menurut pengakuan Suyono adalah anak dari Tarjono.

Setelah uang disetor, korban kemudian menagih pada terduga pelaku yaitu suyono tentang janjinya bisa meluluskan anaknya sebagai CPNS.

"Namun setiap ditagih, terduga pelaku selalu berbelit-belit dan meminta agar korban bersabar dan menunggu," kata Bekti Harry Suwinto.

Sampai pada akhirnya, korbanpun merasa kesal dan melaporkan hal tersebut ke Polres Trenggalek. (yos)

Berita Terkait


Diduga Menipu, Pengembang Multazam Syariah Dipolisikan

Dua Pelaku Penipuan Bermodus Penggandaan Uang Diringkus Polisi

Penipu Tuhan Ikut Sindikat Profesional Tukang Tipu Antara Provinsi

Ngaku Anggota TNI, Satpam Asal Gresik Tipu dan Raup Harta 10 Perempuan


Nyaris Kabur Lagi, Aminah Buronan Penipuan Cek Fiktif Sempat Mengaku Yuli

Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Mantan Kades Banyuwangi Gresik Mulai Disidangkan

Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah, Caleg Nasdem Ditahan

Satreskrim Polres Blitar Tangkap Recidivis Penipuan Calon ASN

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber