Berita Terbaru :
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
   

Pinjam Labolatorium Bahasa Untuk Pelaksanaan UNBK
Pantura  Minggu, 14-04-2019 | 06:15 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) khusus untuk para peserta kejar paket C ini, ternyata masih banyak lembaga pendidikan atau Pusat Kelompok Belajar Mengajar (PKBM) di Lamongan ini yang terpkas pinjam ruangna untuk pelaksanaan UNBK ini.

Seperti halnya Pusat Kelompok Belajar Mengajar (PKBM) mahayan yang berada di Kecamatan Tikung Lamongan ini. Dalam pelaksanaan unbk khusus untuk peserta ujian kejar paket C atau sederajad dengan SMA ini, terpaksa harus pinjam tempat di SMP negeri tikung untuk pelaksanaan unbk tahun ini.

Hal ini dikarenakan lembaga pendidikan tersebut masih belum memeiliki tempat untuk digunakan ujian nasional berbasisi komputer.

Menurut Eni Mustika Sari, Ketua PKBM Mahayanam terpkasa pihaknya pinjam tempat dan peralatan komputer untuk pelaksanana UNBK tahun ini.

"Hal ini dikarenakan lembaga pendidikan belum memiliki komputer yang lengkap," kata Eni Mustika.

Selain itu juga, pelaksanaan UNBK untuk peserta kejar paket C ini banyak menjadikan permasalahan. Bahkan ada beberapa
peserta  yang sudah berumur, hanya melihat layar komputer saja, dan tidak begitu mengetahui bagaimana cara nya mengoperasikan komputer tersebut.

Hal ini di benarkan oleh Mufarokha salah satu peserta ujian ini, bahwa diri nya memang agak kesulitan saat mengoperasikan komputer dalam pelaksanaan UNBK ini, karena jarang sekali atau hampir tidak pernah dan baru kali ini mengerjakan soal-soal UNBK ini
dengan komputer.

Selain itu juga dalam pengawasan UNBK ini, juga terlihat para pengawas juga tidak begitu ketat. Meskipun sudah jelas tertulis di larang untuk membawah handphone, tapi kenyataan yang terjadi masih ada atau di temukan peserta yang membawa handphone saat pelaksanaan ujian ini.

Bahkan terlihat ada peserta yang membawah 2 buah handphone yang ditaruh di atas meja komputer. (yos)

Berita Terkait

Antispasi Virus Corona, Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer Berlangsung Ketat

Siswa Tersangkut Kasus Hukum Tetap Mengikuti UNBK

Tangis Haru Warnai Istigosah Para Pelajar Jelang UNBK di SMKN 2 Bojonegoro

SMKN 1 Bojonegoro Siap Hadapi UNBK 2020
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  20 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  18 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  6 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber