Berita Terbaru :
Sebanyak 12 Warga Desa Giripurno Positif Covid-19
Komplotan Begal Belasan TKP Ditangkap, Rata-Rata Pelaku Masih di Bawah Umur
Kasus Positif Covid di Jatim, Sebanyak 1,75 Persen Pasien Balita
Ada Satu Peserta Pelantikan Kepala Sekolah dan Petugas Pengawas Meninggal Dari Mojokerto
Pemerintah Putuskan Ibadah Haji Tahun Ini Batal
Pemerintah Belum Buka Fasilitas Belajar Mengajar Juli Ini
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Temukan Cluster Baru Kecamatan Taman Sidoarjo
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Sembuh Dari Covid 19
Eka Eki
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Kapolda Kunjungi Kampung Tangguh di Lamongan
Alhamdulillah, 42 Persen Pasien Covid-19 di Tulungagung Telah Sembuh
Total Pasien Sembuh di Jatim Tembus 699 Orang
Sistem Zonasi Akan Diterapkan Per Wilayah Kabupaten Kota
Meski Di Tengah Pandemi, Kanim Selesaikan Ribuan Paspor Haji
   

Kampanye Akhir AHY di DBL
Politik  Sabtu, 13-04-2019 | 19:05 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Pada hari terakhir masa kampanye, Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan keyakinan bahwa baik Prabowo Subianto atau Joko Widodo, sama-sama tak menginginkan perpecahan selama proses kampanye. Bahkan, AHY juga menyatakan keprihatinannya dalam pemilu saat ini, tentang banyaknya berita bohong atau hoax yang menyudutkan masing-masing calon presiden serta wakilnya.

Pada masa kampanye terakhir, Agus Harimurti Yudhoyono, Kogasma Demokrat melakukan pidato kebangsaan bertema Indonesia Untuk Semua, di gedung Developmental Basketball League (DBL) DBL, Sabtu (13/4) sore.
 
Pidato kebangsaan AHY ini dihadiri oleh ribuan simpatisan demokrat, Mantan Gubernur, Soekarwo dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, serta sejumlah calon legislatif dari partai demokrat.
 
Dalam pidatonya, AHY menyatakan keyakinannya bahwa Prabowo Subianto dan Joko Widodo, bukan calon residen yang berniat untuk membentur-benturkan pendapat masyarakat."Kedua capres ini diyakini memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan bangsa," kata AHY
 
Dilain sisi, AHY juga mengaku prihatin dengan beberapa peristiwa menjelang pemilu. Hingga kini, masing-masing pendukung memiliki informasi yang berkembang yang cenderung tidak konstruktif, saling tuding dan kerap melakukan pembunuhan karakter lawan.
 
Tak hanya itu, banyaknya berita bohong atau penyebaran hoax, kerap ditelan mentah oleh masyarakat, yang tidak check and recheck.
 
Dalam kesempatan itu, AHY menghimbau agar masyarakat tetap memiliki semangat kebersamaan agar perbedaan tersebut menjadi kekayaan khasanah Indonesia. (yos)
 


Berita Terkait

Eri Dipanggil, Kader Lingkungan Geruduk Bawaslu Akui Dibayar Rp 50 Ribu

Upacara Sembahyang Rebutan, Ribuan Warga Berdesakan Antre Sembako

Kampanye Akhir AHY di DBL

Pramono Edi Siap Donorkan Sumsum Tulang Belakangnya Untuk Ani Yudhoyono
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  3 jam

Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  14 jam

Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Peristiwa  8 jam

Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber