Berita Terbaru :
Penasehat Tersangka OTT Ingin Kejaksaan Bogkar Pungli Benih Jagung
Warga Temukan Situs Sejarah Saat Hendak Tanam Pisang
Hasil Penyidikan, Praktek Dukun Cabul Bertarif Rp 300 Ribu
Musim Kemarau, Permintaan Pembuatan Sumur Meningkat
Satlantas Polres Tuban, Gelar Operasi di Pasar Tradisonal
PBVSI Mastekno Proliga Ke 20 Akan Digelar Lebih Cepat
Hari Ini di Lamongan Empat Pasien Covid 19 Meninggal Dunia
Peringatan HUT RI ke 75, Banyak Diskon Tiket Kereta Api
Mulan Tayang Bukan di Bioskop, Streaming Eksklusif di Disney
Tidak Sekedar Ulang Tahun, Begini Agenda Cia Tanggal 17 Agustus Nanti
Keluarga Suspek Covid 19 Gagal Jemput Paksa Jenazah
Semangat, Kakak-Adik Berkebutuhan Khusus Ini Belajar Sambil Kerja Tambal Ban
Ancang-Ancang Hadapi Resesi, Pengusaha: Tetap Harus Investasi
Pemkab Sidoarjo Akan Memberlakukan Belajar Tatap Muka Dengan Protokol Kesehatan Ketat
Tidak Ingin Menabah Beban Orang Tua, Puluhan Siswa Belajar di Posko Polisi
   

Grebeg Tempat Pengoplos dan Jual Beli, Polsek Dampit Amankan Puluhan Miras
Peristiwa  Jum'at, 12-04-2019 | 17:23 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Jelang pertandingan final leg ke 2 Piala Presiden 2019, Polres Malang telah mengantisipasi supporter Aremania membawa, bahkan meminum minuman keras sebelum masuk ke dalam Stadion Kanjuruhan. Satreskrim Polsek Dampit menggrebeg tempat pengoplosan dan jual beli miras. Puluhan botol minuman trobas dan beralkohol tinggi diamankan di Mako Polsek Dampit.

Jelang laga kedua Piala Presiden antara Arema FC berhadapan dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, jajaran Satreskrim Polsek Dampit mengadakan penyisiran dalam memberantas peredaran miras.

Sesudah merazia toko atau warung yang tidak memiliki ijin berjualan miras, atas informasi yang didapat di sebuah desa di daerah Kecamatan Tirtoyudo terdapat tempat yang diduga dijadikan penjualan miras dan bahkan melakukan pengoplosan, petugas langsung bergerak untuk menyelidiki.

Hasilnya, dalam penggeledahan tersebut, di sebuah rumah yang cukup mewah, terdapat beberapa botol miras jenis Trobas dalam botol sedang dan beberapa miras dengan kadar alkohol tinggi didapatkan.

Petugas bahkan terus melakukan pencarian barang bukti yang diduga rumah tersebut, juga dijadikan tempat pembuatan atau pengoplosan, yang bisa membahayakan konsumennya, namun tetap hanya mendapatkan miras dalam kemasan saja.

Menurut pemilik rumah, barang tersebut didapatkan dari pabrik rumahan yang ada di wilayah Kota Malang. "Selama ini saya hanya membeli dan menjual miras yang sudah kemasan saja dengan harga Rp 25 ribu per botol trobas," tutur pemilik rumah.

Bahkan, ditemukannya jurigen dengan bau menyengat miras, diduga digunakan pemilik rumah untuk mengoplos miras dari pabrik yang menyetok barang haram tersebut, hingga turut dibawa ke Mako Polsek Dampit guna disita.

Hal itu lantaran banyaknya supporter yang hilang akal setelah menenggak miras dan ikut menonton pertandingan, yang sering mengakibatkan adanya kerusuhan saat suasana memanas di dalam lapangan.

Meskipun pasukan gabungan dari Polres Malang dan polres lainnya sudah mengevakuasi lapangan satu hari sebelum pertandingan, namun para supporter pendukung tim kesayangan mereka sudah menenggak miras di luar sebelum memasuki stadion.

"Hal itu sering ditemukan, setelah sweeping dilakukan kepada penonton, tidak ditemukan botol miras, namun nafas mereka sudah bau alkohol, dan rata-rata mereka merupakan remaja yang masih usia sekitar 15 tahun," tutur Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada awak media.

AKBP Yadi Setiawan Ujung menambahkan, bahwa ini adalah langlah antisipasi terhadap kemacetan jelang pertandingan, perkelahian antar supporter akibat isu yang ditimbulkan serta masih banyaknya supporter yang masuk stadion dalam keadaan bau alkohol, juga akan menjadikan attensi sendiri selama pertandingan nanti.(end)

Berita Terkait

Ribuan Botol Miras Berhasil Diamankan Petugas Gabungan Selama New Normal Life

Polisi Olah TKP dan Periksa Teman Korban Pesta Miras

Razia Masker, Petugas Temukan Pemuda Bawa Miras Oplosan

Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  13 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  16 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Cu...selanjutnya
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber