Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Polda Jatim Akan Pulangkan Suporter Persebaya di Malang
Kamis, 11-04-2019 | 18:47 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Polda Jawa Timur menghimbau agar suporter Persebaya tidak perlu datang untuk mendukung saat laga final Piala Presiden leg 2 antara Arema FC dengan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Jumat besok. Razia akan dilakukan di beberapa titik, bahkan pihak kepolisian tak segan akan memulangkan bonek yang nekat datang.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan meluruskan banyaknya kabar yang beredar terkait larangan mobil dan motor plat L dan W yang masuk ke Malang. Larangan tersebut dipastikan tidak ada, namun pihaknya menegaskan agar para bonek atau suporter Persebaya tidak perlu datang ke Kota Malang untuk mendukung jagoannya di laga final Piala Presiden leg 2 di Stadion Kanjuruhan Malang, sesuai MoU yang telah disepakati.

Begitu pula suporter Arema FC yang tidak datang untuk mendukung tim kesayangannya saat laga final Piala Presiden leg 1 pada 9 April lalu di kandang Persebaya. Pihaknya menyatakan, tim kepolisian akan melakukan razia di beberapa titik dan akan memulangkan bonekmania dan bonita yang kedapatan nekat datang.

Dalam laga final Piala Presiden leg 2 ini, jumlah personil pengamanan kepolisian yang diterjunkan, 2 kali kipat lebih banyak dari pada laga leg 1 sebelumnya, yaitu sejumlah 4260 petugas. Hal ini dikarenakan, Presiden RI, Joko Widodo juga turut datang untuk memberikan hadiah kepada pemenang pertandingan.

Namun untuk prosedur pengamanan masih sama, Aremania yang tidak mengantongi tiket akan di halau agar tidak masuk ke stadion, atribut-atribut klub di luar tim tuan rumah juga akan disita.(end)

Berita Terkait


Polda Jatim Akan Pulangkan Suporter Persebaya di Malang


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber