Berita Terbaru :
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan
Tambahan 9, Total 120 Pasien Covid-19 Sembuh
Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Dilaporkan Warga, Polusi PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) Ternyata Hasil 3 Laboratorium Masih Ambang Batas
Seribu Bendera Dikibarkan Serentak Warga Desa Mulyorejo
Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Petani pasuruan ini Sulap Kebunnya Jadi Wisata Petik Apel
Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
Atlet Paralayang Terbang di Atas Gunung Blego
Jumlah Pekerja Positif Covid Pabrik Salem Terus Meningkat
Terapkan Protokol Kesehatan, Gereja Katolik Tulungagung Mulai Gelar Misa Tatap Muka
Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
   

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Selama Masa Pemilu
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 11-04-2019 | 18:09 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Mendekati pelaksanaan Pemilu pada 17 April mendatang, Pertamina pastikan stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG aman, cukup untuk kebutuhan masyarakat serta kebutuhan selama masa pemilu hingga masa rekapitulasi. Diprediksi kenaikan konsumsi BBM akan naik sekitar 5 persen.

Jelang pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Pertamina memastikan pasokan atau distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman, baik hingga setelah pelaksanaan pemilu. Stok dipastikan aman hingga 11 hari ke depan. Meski begitu menurut Kushartanto, Direktur SDM Pertamina, bukan berarti stok tidak aman setelah 11 hari, karena produksi masih tetap berlangsung.

"Diprediksi konsumsi bbm jenis gasoline yakni Premium, Pertalite dan Pertamax naik 5 persen dari jumlah rata-rata per hari 18 ribu kiloliter. Sedangkan untuk jenis gasoil, yakni Solar atau Dexliet naik 1 persen dari konsumsi harian yang mencapai 7 ribu kiloliter," tutur Kushartanto.
 
Prediksi ini disebabkan karena pada tanggal 17 April adalah libur nasional, serta berbarengan dengan perayaan keagamaan Jumat Agung pada 19 April, sehingga puncak kenaikan konsumsi BBM diprediksi terjadi pada 20 April atau pada hari Sabtu.

Selain itu, Pertamina juga membentuk satgas pemilu bekerjasama dengan TNI, Polri, untuk memastikan kebutuhan bahan bakar selama pemilu hingga rekapitulasi penghitungan suara, dapat tercukupi, termasuk untuk kebutuhan masyarakat umum juga.(end)

Berita Terkait

Pertamina EP Raup Laba Sebesar Rp 8,4 Triliun Sepanjang Tahun 2019

Jelang Nataru, Bagaimana Stok BBM dan Gas Elpiji?

Ezeelink Luncurkan e-Voucher Pertamina

Dirut Pertamina Nicke Widtawati Diperiksa KPK
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  3 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  4 jam

Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
Metropolis  4 jam

Berbagi bersama Anak Yatim oleh Perusahaan Properti
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber