Berita Terbaru :
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
KAI Jatim : Dokter "Whistleblower" Covid-19 Surabaya Harus Didukung
Ini Syarat New Normal, Sebaran Covid Harus Turun 50 Persen
Risma Menangis, Melihat Bantuan Alkes BIN Tiba di Balaikota
Bambang Pensiun, Bupati Magetan Siapkan Pj Sekda
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
   

Daur Ulang Gelas Plastik Jadinya Seperti Ini
Rehat  Selasa, 09-04-2019 | 21:15 wib
Reporter : Kriswanto
Daur ulang gelas plastik yang disulap menjadi lampion. Foto Kris
Madiun pojokpitu.com, Sampah plastik menjadi persoalan yang kini tengah dihadapi masyarakat. Demi mengurangi sampah plastik, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun memberikan pelatihan daur ulang sampah plastik.

Pelatihan daur ulang yang dilaksanakan melibatkan perwakilan bank sampah dari tiap kelurahan. Pelatihan menyulap gelas plastik menjadi sebuah lampion. Gelas plastik ditempelkan satu sama lain dengan melubangi menggunakan solder.

Sekretaris Dinas Sosial PP-PA Kota Madiun, Warsini menjelaskan, daur ulang untuk mengurangi persoalan sampah plastik yang kini tengah dihadapi oleh masyarakat. Selain itu, sampah plastik yang mampu disulap menjadi barang bernilai ekonomis dapat membantu menambah pendapatan keluarga. Pelatihan ini sekaligus untuk meningkatkan jiwa wirausaha bagi anggota bank sampah di kota madiun.

Pelatihan daur ulang sampah plastik ini mendapat tanggapan positif dari warga. Selain membuat lampion dari gelas plastik, peserta pelatihan juga diajari membuat dompet maupun tas dari bahan plastik kresek. Dompet dan tas plastik kresek ini dibuat dengan cara disongket.

Tidak semua barang bekas harus berakhir ditempat sampah. Namun, jika dimanfaatkan dengan baik barang bekas bisa menjadi barang dengan nilai ekonomis yang tinggi. (pul)

Berita Terkait

Sungai Bengawan Solo Dipenuhi Sampah Popok, Semakin Hari Sampah Kian Menumpuk

Daur Ulang Gelas Plastik Jadinya Seperti Ini

Dus, Pesisir Suramadu Penuh Sampah Popok

Penuh Popok, Khofifah Bersih-Bersih Kali di Surabaya
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  4 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  7 jam

Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  2 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber