Berita Terbaru :
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

PCNU Lumajang Protes Bendera NU di Kampanye Sandiaga Uno
Politik  Senin, 08-04-2019 | 02:01 wib
Reporter : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Pengurus Cabang Nahdhotul Ulama Lumajang, mengajukan nota keberatan atas penggunaan bendera NU saat kampanye terbuka Calon Wakil Presiden Nomer Urut Dua, Sandiaga Uno, di Lapangan Stadion Semeru, Lumajang, pada 4 April lalu. Penguruss NU Lumajang menilai, penggunaan bendera NU pada kampanye terbuka tersebut telah melecehkan jamiyah Nahdhotul Ulama, yang dapat menimbulkan gesekan horisontal di tengah masyarakat.

Nota keberatan disampaikan secara tertulis oleh pengurus Cabang Nahdhotul Ulama Kabupaten Lumajang. PCNU Lumajang menjelaskan bendera NU merupakan sebuah kehormatan bagi warga Nahdhiyin. Karena mencerminkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

Muhammad Masud Ketua PCNU Kabupaten Lumajang memandang, bahwa kinerja politik untuk meraih simpati masyrakat, harus dilakukan dengan cara bermartabat. Tanpa menodai lembaga, organisasi, maupun institusi resmi di negeri ini.   

Meski sudah mengeluarkan surat nota keberatan, namun PCNU Lumajang, tidak akan melaporkan panitia kampanye terbuka Cawapres 02 kepada pihak berwajib. "Kami hanya menyerukan agar tidak menggunakan atribut NU dalam politik praktis," kata Muhammad Masud. (pul)

Berita Terkait

PCNU Lumajang Protes Bendera NU di Kampanye Sandiaga Uno

Suara NU Masih Menjadi Rebutan Paslon Capres
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber