Berita Terbaru :
Penyebaran Covid-19 di Desa Wage Diredam Dengan Tracing Lingkungan
Air Bengawan Solo Berwarna Merah Kehitaman, Diduga Tercemar Dari Hulu
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Di Tengah Pandemi Covid 19, Ekspor Hasil Perikanan Ditarget Meningkat
Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Gandeng Kampus, KPU Kota Blitar Bentuk Sekolah Demokrasi
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
   

Kebiasaan Ini yang Membuat Tulang Menjadi Lemah
Life Style  Senin, 08-04-2019 | 01:12 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Tulang adalah sistem pendukung tubuh. Tanpa tulang yang sehat, seseorang bisa lumpuh, gerakan akan menjadi terbatas. Oleh karena itu, menjaga kekuatan tulang wajib dilakukan. Ternyata ada beberapa kebiasaan yang bikin tulang jadi lemah. Berikut ini beberapa penjelasannya, seperti dilansir laman Care2:

1. Makan Terlalu Banyak Protein
Banyak orang khawatir tentang kekurangan protein, tetapi kenyataannya sebagian besar dari kita mendapatkan lebih banyak protein daripada yang kita butuhkan.

Bahkan vegan bisa mendapatkan banyak protein.

Sementara asupan protein yang cukup bermanfaat, asupan berlebihan justru bisa mendatangkan malapetaka pada tubuh Anda.

Ketika Anda makan terlalu banyak protein, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak kalsium, dan tulang Anda tidak mendapatkan cukup mineral penting ini.

2. Minum Kopi Terlalu Banyak
Anda mungkin bisa merusak tulang Anda jika Anda tidak bisa bertahan beberapa jam tanpa secangkir kopi atau minuman berkafein lainnya.

Studi pengamatan menunjukkan bahwa asupan tinggi minuman yang mengandung kafein meningkatkan kehilangan tulang dan risiko patah tulang pada beberapa orang.

Terlalu banyak kafein tampaknya menghambat penyerapan kalsium di usus.

Tetapi bagi kebanyakan orang, kafein tidak membahayakan tulang jika mereka mendapatkan asupan harian yang disarankan , yakni 1.000 hingga 1.200 mg kalsium per hari.

3. Menjadi Tidak Aktif
Apakah Anda duduk di kursi atau sofa sepanjang hari? Jika demikian, Anda kehilangan massa tulang dengan kecepatan lebih cepat.

Tetap aktif adalah salah satu cara paling pasti untuk menjaga tulang agar kuat.

Bahkan olahraga sederhana, seperti berjalan, telah terbukti meningkatkan kepadatan tulang.

Untuk hasil terbaik, lakukan latihan kekuatan dan latihan menahan beban, seperti berlari atau lompat tali.

4. Kehilangan Berat Badan Terlalu Banyak
Tidak apa-apa jika Anda bercita-cita untuk mencapai berat badan yang sehat, tetapi membidik berat badan terlalu kurus bisa membahayakan tulang Anda.

Sebuah artikel dari Harvard Health menjelaskan bahwa orang yang kehilangan terlalu banyak berat badan memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis.

5. Tetap di Dalam Ruangan Sepanjang Hari
Orang yang bekerja dari rumah cenderung tinggal di dalam rumah sepanjang hari.

Tidak hanya membuat Anda tidak aktif, tetapi juga mengurangi paparan sinar matahari.Sinar matahari adalah sumber vitamin D yang baik, yang sangat penting untuk penyerapan kalsium, jadi pastikan Anda mendapatkan setidaknya 20 menit paparan sinar matahari setiap hari.

6. Merokok
Anda sudah tahu bahwa merokok merusak kesehatan Anda, tetapi apakah Anda tahu bahwa salah satu dampak buruk merokok adalah meningkatkan risiko patah tulang?

Wanita yang merokok cenderung menghasilkan lebih sedikit estrogen dan mengalami menopause lebih awal, menurut penelitian. Ini akibatnya bisa meningkatkan risiko osteoporosis di antara penyakit lainnya.

7. Asupan Garam Tinggi
Penelitian menunjukkan bahwa asupan natrium yang tinggi bisa menurunkan kadar kalsium dalam tubuh Anda.

Saat tubuh Anda mengeluarkan sodium, dibutuhkan kalsium bersama dengannya. Itulah sebabnya orang yang melakukan diet tinggi garam memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dan batu ginjal. (fny/jpnn/pul)

Berita Terkait

Harga Gula Mulai Turun Jadi Rp 17 Ribu Rupiah

Menristek Sambut Positif Produksi Implan Tulang

Temuan Tulang Pandean Sejaman Dengan Makam Nyai Rokaya Cempo

Gedung Lawas Pabrik Gula Tulangan, Potensi Dikembangkan Jadi Wisata Edukasi
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  2 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  2 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  2 jam

RDP Soal Program BPNT Memanas
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber