Berita Terbaru :
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
   

Kebiasaan Ini yang Membuat Tulang Menjadi Lemah
Life Style  Senin, 08-04-2019 | 01:12 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Tulang adalah sistem pendukung tubuh. Tanpa tulang yang sehat, seseorang bisa lumpuh, gerakan akan menjadi terbatas. Oleh karena itu, menjaga kekuatan tulang wajib dilakukan. Ternyata ada beberapa kebiasaan yang bikin tulang jadi lemah. Berikut ini beberapa penjelasannya, seperti dilansir laman Care2:

1. Makan Terlalu Banyak Protein
Banyak orang khawatir tentang kekurangan protein, tetapi kenyataannya sebagian besar dari kita mendapatkan lebih banyak protein daripada yang kita butuhkan.

Bahkan vegan bisa mendapatkan banyak protein.

Sementara asupan protein yang cukup bermanfaat, asupan berlebihan justru bisa mendatangkan malapetaka pada tubuh Anda.

Ketika Anda makan terlalu banyak protein, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak kalsium, dan tulang Anda tidak mendapatkan cukup mineral penting ini.

2. Minum Kopi Terlalu Banyak
Anda mungkin bisa merusak tulang Anda jika Anda tidak bisa bertahan beberapa jam tanpa secangkir kopi atau minuman berkafein lainnya.

Studi pengamatan menunjukkan bahwa asupan tinggi minuman yang mengandung kafein meningkatkan kehilangan tulang dan risiko patah tulang pada beberapa orang.

Terlalu banyak kafein tampaknya menghambat penyerapan kalsium di usus.

Tetapi bagi kebanyakan orang, kafein tidak membahayakan tulang jika mereka mendapatkan asupan harian yang disarankan , yakni 1.000 hingga 1.200 mg kalsium per hari.

3. Menjadi Tidak Aktif
Apakah Anda duduk di kursi atau sofa sepanjang hari? Jika demikian, Anda kehilangan massa tulang dengan kecepatan lebih cepat.

Tetap aktif adalah salah satu cara paling pasti untuk menjaga tulang agar kuat.

Bahkan olahraga sederhana, seperti berjalan, telah terbukti meningkatkan kepadatan tulang.

Untuk hasil terbaik, lakukan latihan kekuatan dan latihan menahan beban, seperti berlari atau lompat tali.

4. Kehilangan Berat Badan Terlalu Banyak
Tidak apa-apa jika Anda bercita-cita untuk mencapai berat badan yang sehat, tetapi membidik berat badan terlalu kurus bisa membahayakan tulang Anda.

Sebuah artikel dari Harvard Health menjelaskan bahwa orang yang kehilangan terlalu banyak berat badan memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis.

5. Tetap di Dalam Ruangan Sepanjang Hari
Orang yang bekerja dari rumah cenderung tinggal di dalam rumah sepanjang hari.

Tidak hanya membuat Anda tidak aktif, tetapi juga mengurangi paparan sinar matahari.Sinar matahari adalah sumber vitamin D yang baik, yang sangat penting untuk penyerapan kalsium, jadi pastikan Anda mendapatkan setidaknya 20 menit paparan sinar matahari setiap hari.

6. Merokok
Anda sudah tahu bahwa merokok merusak kesehatan Anda, tetapi apakah Anda tahu bahwa salah satu dampak buruk merokok adalah meningkatkan risiko patah tulang?

Wanita yang merokok cenderung menghasilkan lebih sedikit estrogen dan mengalami menopause lebih awal, menurut penelitian. Ini akibatnya bisa meningkatkan risiko osteoporosis di antara penyakit lainnya.

7. Asupan Garam Tinggi
Penelitian menunjukkan bahwa asupan natrium yang tinggi bisa menurunkan kadar kalsium dalam tubuh Anda.

Saat tubuh Anda mengeluarkan sodium, dibutuhkan kalsium bersama dengannya. Itulah sebabnya orang yang melakukan diet tinggi garam memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dan batu ginjal. (fny/jpnn/pul)

Berita Terkait

Harga Gula Mulai Turun Jadi Rp 17 Ribu Rupiah

Menristek Sambut Positif Produksi Implan Tulang

Temuan Tulang Pandean Sejaman Dengan Makam Nyai Rokaya Cempo

Gedung Lawas Pabrik Gula Tulangan, Potensi Dikembangkan Jadi Wisata Edukasi
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  20 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  19 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  6 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  17 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber